Tim SAR Temukan Satu Korban Banjir Bandang Solok Meninggal Dunia

satu-korban-hilang-banjir-bandang-arosuka-ditemukan-meninggal-4,5-km-dari-lokasi-kejadian
Satu Korban Hilang Banjir Bandang Arosuka Ditemukan Meninggal 4,5 KM dari Lokasi Kejadian

Solok – Tim SAR gabungan menemukan satu korban banjir bandang atau galodo yang melanda Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Selasa (22/9/2026) siang. Korban ditemukan tewas sekitar 4,5 kilometer dari lokasi kejadian awal.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Basarnas Padang, Abdul Malik, mengatakan korban yang berhasil ditemukan bernama Dafi (20), warga Kayu Aro Aia Baliang.

Baca Juga

“Sekitar pukul 13.30 WIB, Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban atas nama Dafi dalam kondisi meninggal dunia pada koordinat 0°54’43.00″ S – 100°37’19.00″ E. Jarak penemuan sejauh ± 4,5 km dari LKP. Jasad korban langsung dievakuasi ke RSUD Arosuka,” kata Abdul Malik, Selasa (22/9/2026).

Setelah Dafi ditemukan, tim kini memusatkan pencarian terhadap satu korban lain yang masih hilang, yakni Algusral (59), warga Jorong Pasar Usang Lubuk, Nagari Koto Gadang Guguak.

“Satu korban lagi yang masih terus kita upayakan pencariannya adalah Bapak Algusral (59), warga Jorong Pasar Usang Lubuk, Nagari Koto Gadang Guguak,” ujarnya.

Banjir bandang sebelumnya menerjang wilayah Jorong Arosuko, Nagari Batang Barus, dan Jorong Linjuang Koto Tinggi, Nagari Koto Gaek Guguk, pada Senin (21/9/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Peristiwa itu dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur kawasan Solok sejak sore hari.

Hingga Selasa sore, data Operasi SAR H2 mencatat 32 orang selamat atau berhasil dievakuasi. Empat orang lainnya mengalami luka-luka, dengan tiga korban dirawat di RSUD Arosuka dan satu korban dirawat di RS Semen Padang.

Satu orang dinyatakan meninggal dunia, yakni Dafi, sementara satu korban lagi masih dicari, yaitu Algusral.

Untuk mempercepat pencarian korban dan penanganan darurat di lokasi terdampak, operasi hari kedua melibatkan 631 personel gabungan. Mereka berasal dari Basarnas Padang, Unit Siaga SAR Tanah Datar, Unit Siaga SAR Solok Selatan, TNI, Polda Sumbar, Polres Kabupaten Solok, Brimob, BPBD, Satpol PP, Damkar, Dinas Kesehatan, PMI, relawan, serta warga setempat.

Sejumlah peralatan juga dikerahkan untuk mendukung operasi di lapangan, mulai dari Rescue Car Compartement, Rescue Carrier, Rescue Truck, alat berat excavator, peralatan pencarian di air, hingga drone termal untuk menyisir area yang sulit dijangkau dari udara.

“Tim di lapangan terus bersinergi melakukan penyisiran secara intensif di sepanjang aliran air dan titik-titik tumpukan material banjir. Kami berharap korban satu lagi dapat segera ditemukan,” kata Abdul Malik.

Rekomendasi