Padang – Harga komoditas cabai di sejumlah pasar tradisional Kota Padang, Sumatera Barat, terpantau fluktuatif pada Kamis (9/4/2026). Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Padang mencatat kenaikan harga yang cukup signifikan pada cabai keriting non-lokal, sementara harga cabai rawit merah justru mengalami penurunan.
Kepala Bidang Bahan Pokok dan Barang Penting Dinas Perdagangan Kota Padang, Edrian Edward, menjelaskan bahwa perubahan harga ini dipicu oleh ketersediaan stok di tingkat pedagang.
“Kalau stok berkurang, harga pasti naik. Sebaliknya, saat pasokan banyak, harga akan turun,” ujar Edrian.
Berdasarkan data dinas, lonjakan harga paling tajam terjadi pada cabai keriting non-lokal yang kini dijual di kisaran Rp22 ribu hingga Rp34 ribu per kilogram, naik dari harga sebelumnya yang berada di rentang Rp22 ribu hingga Rp26 ribu per kilogram.
Sementara itu, Staf Bidang Bahan Pokok dan Barang Penting Dinas Perdagangan Kota Padang, Vivi, menambahkan bahwa cabai keriting lokal masih bertahan di harga stabil, yakni Rp20 ribu hingga Rp28 ribu per kilogram.
Selain itu, tren kenaikan tipis juga terjadi pada cabai hijau yang kini dibanderol Rp22 ribu hingga Rp25 ribu per kilogram, dari harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp20 ribu hingga Rp25 ribu per kilogram.
Di sisi lain, harga cabai rawit merah justru mengalami penurunan menjadi Rp52 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram, dibandingkan sebelumnya yang mencapai Rp55 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram. Adapun untuk cabai rawit hijau, harganya terpantau fluktuatif di kisaran Rp30 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.







