17 Tim PT Semen Padang Berlomba Asah Kompetensi Keselamatan Lewat SHE Challenge

tingkatkan-kompetensi-keselamatan,-17-tim-ikuti-she-challenge-pt-semen-padang
Tingkatkan Kompetensi Keselamatan, 17 Tim Ikuti SHE Challenge PT Semen Padang

Padang – Sebanyak 17 tim dari berbagai unit kerja PT Semen Padang berpartisipasi dalam SHE (Safety, Health, and Environment) Challenge 2026 yang digelar pada Kamis (29/1/2026) di Lapangan Fire Ground sebagai bagian dari peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional untuk memperkuat budaya keselamatan dan meningkatkan kompetensi pegawai.

Kegiatan yang dibuka oleh Ketua K3 Nasional PT Semen Padang 2026, Angga Dwi Permana Putra, berlangsung intens dengan rangkaian lomba yang menekankan keterampilan praktis penanganan darurat. “SHE Challenge bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana pembelajaran dan penguatan budaya K3 bagi seluruh insan PT Semen Padang,” kata Angga, seraya menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan tema Bulan K3 Nasional 2026 tentang pembangunan ekosistem pembinaan dan pelayanan K3 yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Panitia menyelenggarakan lima kategori utama dalam kompetisi tahun ini: cerdas cermat K3; pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K); confined space; working at height atau bekerja di ketinggian sekitar delapan meter dengan akses tangga vertikal; serta pemadaman api kecil menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan pemadaman api besar menggunakan fire truck. Panitia berharap tiap peserta menunjukkan semangat, kolaborasi, dan profesionalisme di setiap tahapan lomba.

Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, menyatakan pelaksanaan SHE Challenge mencerminkan komitmen manajemen dalam membangun budaya K3 yang berkelanjutan. “Kegiatan ini menjadi sarana penguatan budaya keselamatan yang melibatkan seluruh unit kerja, sekaligus menunjukkan keseriusan manajemen dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif,” ujar Idris.

Angga Dwi Permana Putra menekankan pentingnya penerapan K3 sebagai fondasi utama bagi pertumbuhan perusahaan dan daya saing di industri semen nasional. Ia berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat langsung diterapkan di lapangan sebagai langkah mitigasi risiko. “Bekal yang diperoleh dari ajang ini diharapkan dapat membantu peserta dalam menghadapi kondisi darurat, baik di lingkungan kerja maupun di tempat tinggal,” tambahnya.

Antusiasme peserta tampak selama pelaksanaan lomba. Saskia, peserta dari PKTD Wisma Indarung, mengaku mendapat manfaat praktis, terutama dalam penanganan kebakaran dan korban cedera. “Banyak hal yang sebelumnya belum kami pahami, kini menjadi lebih jelas dan aplikatif,” kata Saskia.

Peserta lain, Angga dari Unit Pengamanan, menyampaikan bahwa SHE Challenge juga memperkuat kekompakan dan kerja sama tim. “Kekompakan tim yang terlatih tentu akan berdampak positif terhadap kinerja dan keselamatan kerja di unit masing-masing,” ujarnya, menilai koordinasi selama lomba dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

Panitia berharap pengalaman dan keterampilan yang dibangun melalui kegiatan ini terus dipertahankan dan dikembangkan, termasuk kemungkinan pelaksanaan serupa secara berkala untuk menjaga kesiapsiagaan seluruh insan perusahaan.

Pos terkait