Padang Aro – Sebanyak 260 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Solok Selatan menerima bantuan peralatan usaha dari pemerintah daerah setempat pada Senin (2/11/2026).
Penyaluran bantuan ini bersumber dari dana insentif sebesar Rp3 miliar yang diraih Pemkab Solok Selatan setelah menyabet gelar Juara I Regional Sumatera dalam kategori penurunan angka pengangguran tahun 2026.
Bupati Solok Selatan, H. Khairunas, saat menyerahkan bantuan tersebut didampingi Wakil Bupati H. Yulian Efi. Ia menegaskan bahwa penguatan sektor UMKM merupakan langkah strategis daerah dalam menekan kemiskinan ekstrem sekaligus mendorong ekonomi lokal.
“Pengembangan UMKM menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah dalam mewujudkan visi Solok Selatan yang Makin Maju dan Sejahtera,” ujar Khairunas.
Ia menambahkan, sektor UMKM memiliki peran vital dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat ketahanan ekonomi di wilayah tersebut.
Data Dinas Perindagkop dan UKM Solok Selatan mencatat, saat ini terdapat 11.505 pelaku usaha di daerah tersebut, yang mencakup sektor pertanian, peternakan, perikanan, jasa, industri pengolahan, kerajinan, hingga perdagangan.
Dengan tambahan 260 penerima tahun ini, total pelaku UMKM yang telah mendapatkan intervensi bantuan peralatan sejak tahun 2023 hingga 2026 mencapai 1.544 pelaku usaha. Program ini diharapkan mampu mendorong pelaku UMKM untuk terus berkembang dan naik kelas.







