Jakarta – Kabar baik bagi masyarakat yang rentan terhadap batu ginjal, air kelapa dan rebusan daun alpukat berpotensi menjadi solusi alami untuk mencegah penyakit tersebut. Penumpukan kristal seperti kalsium, magnesium, dan fosfat dalam sistem kemih menjadi penyebab utama gangguan kesehatan ini.
Pakar biomedis, farmasi, dan toksikologi dari IPB, Rini Madyastuti Purwono, menegaskan bahwa pencegahan lebih baik daripada mengobati. Ia menjelaskan proses pembentukan batu ginjal atau urolitiasis sangat kompleks dan dipengaruhi oleh kondisi urine.
“Urine asam cenderung membentuk batu kalsium oksalat, sedangkan urine basa memicu batu jenis struvite,” kata Rini, seperti dikutip dari detikcom, Kamis (16/5/2024).
Rini menjelaskan, air kelapa mengandung magnesium, kalium, fosfat, sitrat, dan antioksidan yang dapat menghambat pembentukan dan penggumpalan kristal penyebab batu ginjal. “Magnesium dalam air kelapa bersaing dengan kalsium membentuk senyawa yang lebih mudah larut, sementara kalium dan sitrat membantu mengubah urine menjadi lebih basa,” terangnya. Efek diuretik air kelapa juga membantu mengencerkan mineral pembentuk batu dengan meningkatkan volume urine.
Selain air kelapa, rebusan daun alpukat juga memiliki efek diuretik dan antioksidan yang membantu mencegah penggumpalan kristal serta memperbaiki jaringan ginjal. Batu ginjal sendiri merupakan gangguan sistem kemih yang menempati urutan ketiga setelah infeksi dan gangguan prostat, dengan kasus yang sering kambuh dalam lima hingga sepuluh tahun setelah kejadian pertama.







