Padang – Menjelang Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Hukum Universitas Andalas (IKA FHUA) pada 19 April 2026, dukungan bagi Hakim Agung Dr. Prim Haryadi untuk kembali menjabat sebagai ketua umum terus mengalir deras.
Aspirasi dari berbagai angkatan alumni kini mengerucut pada wacana pemilihan secara aklamasi.
Alumni FHUA angkatan 1986, Fahmiron, menyatakan bahwa sosok Prim Haryadi dinilai berhasil merangkul seluruh elemen alumni dengan gaya kepemimpinan yang menyejukkan. Menurutnya, rekam jejak Prim selama ini menjadi alasan utama para alumni menginginkan keberlanjutan kepemimpinannya.
“Pak Prim Haryadi pemimpin yang menyejukkan dan sangat akomodatif ke semua angkatan alumni FHUA. Insya Allah Mubes IKA FHUA Minggu, aklamasi untuk Pak Prim jalankan amanah kedua kalinya,” ujar Fahmiron di Padang, Kamis (16/4/2026).
Fahmiron menambahkan, di bawah kepemimpinan Prim, gairah berorganisasi di lingkungan alumni meningkat signifikan. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya kegiatan produktif yang berdampak positif bagi nama baik almamater.
Senada dengan hal tersebut, alumni FHUA angkatan 1993, Adrian Toaik Tuswandi, menyoroti fokus Prim Haryadi yang lebih mengutamakan penguatan silaturahmi lintas angkatan dibandingkan mengejar popularitas pribadi. Ia memandang dinamika munculnya nama-nama calon lain sebagai hal yang wajar dalam demokrasi, namun meyakini hasil akhir Mubes akan tetap berujung pada aklamasi.
“Pak Prim jadi Ketum jauh dari berburu popularitas individu, di masa Pak Prim Ketum bisa membingkai kuat silaturahmi alumni lintas angkatan,” ungkap Toaik.
Sementara itu, persiapan Mubes IKA FHUA 2026 yang akan disinergikan dengan acara halal bi halal dan permainan KIM telah memasuki tahap akhir. Ketua Panitia, Helsi Yasin, memastikan seluruh agenda siap dilaksanakan dengan dukungan penuh dari Prim Haryadi.
“Semua persiapan ready, Insya Allah Mubes berjalan sesuai yang direncanakan, Pak Prim all out dukung Mubes IKA FHUA 2026,” tegas Helsi Yasin.







