Pemkab Tanah Datar Luncurkan Nagari Creative Hub

pulihkan-ekonomi-pascabencana,-pemkab-tanah-datar-luncurkan-program-nagari-creative-hub
Pulihkan Ekonomi Pascabencana, Pemkab Tanah Datar Luncurkan Program Nagari Creative Hub

Batusangkar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mulai mendorong pemulihan ekonomi pascabencana lewat peluncuran program Nagari Creative Hub (NCH). Program ini dirancang sebagai ruang pengembangan potensi lokal di tingkat nagari untuk membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly mengatakan, NCH menjadi bagian dari strategi kolaborasi kreatif daerah untuk memperkuat UMKM sekaligus sektor pariwisata. Ia menegaskan program tersebut sejalan dengan arah pembangunan daerah lima tahun ke depan.

Bacaan Lainnya

“NCH selaras dan terintegrasi langsung dengan misi RPJMD Kabupaten Tanah Datar 2025-2029, khususnya dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan dan mengoptimalkan sektor ekonomi kreatif,” ujar Fadly saat membuka sosialisasi di Kantor Bupati Tanah Datar, Senin (29/6/2026).

Pemerintah daerah menetapkan tiga fokus utama agar program berjalan efektif. Pertama, mendorong transformasi ekonomi digital dan kreatif dengan memberi ruang inkubasi bagi generasi muda untuk mengembangkan ide menjadi produk bernilai ekonomi.

Kedua, memperkuat pemberdayaan berbasis komunitas dan lembaga adat agar pelestarian budaya lokal tetap berjalan seiring dengan pengelolaan ekonomi kreatif.

Ketiga, membangun ekosistem kemandirian nagari untuk memperkuat ketahanan ekonomi dari level bawah dalam menghadapi krisis mendatang.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan melalui regulasi, penyediaan ruang kreatif, dan perluasan jejaring pasar.

Fadly meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait ikut aktif memfasilitasi dan mengawal Satgas NCH. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang telah menetapkan Tanah Datar sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program.

Menurutnya, penunjukan itu sudah sejalan dengan program unggulan daerah dan perlu terus dikawal agar integrasinya berjalan maksimal.

Usai sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan potensi daerah serta materi teknis dari Dinas PMDPPKB Sumbar, tim ahli NCH, dan Bappeda Provinsi Sumbar.

Pos terkait