Padang – Polda Sumatera Barat menyampaikan permintaan maaf kepada publik usai terjadinya perselisihan yang melibatkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar, Kombes Pol. Teddy Fanani, dan seorang pengendara mobil bernama Bill Irzano (23).
Permintaan maaf itu disampaikan Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol. Solihin, di Markas Polda Sumbar, Senin (10/8/2026), didampingi Kabid Humas dan Kabid Propam.
“Kami jajaran Polda Sumbar memohon maaf atas kejadian tersebut,” kata Solihin di hadapan awak media.
Solihin mengatakan, insiden tersebut menjadi evaluasi bagi seluruh personel Polda Sumbar. Menurut dia, setiap anggota Polri harus mampu mengendalikan emosi dan tetap profesional saat menjalankan tugas maupun ketika berinteraksi di lapangan.
“Sebagai pejabat publik, kami harus memberi teladan yang baik, baik kepada sesama anggota Polri maupun kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan, persoalan yang sempat menyita perhatian publik itu telah diselesaikan secara kekeluargaan. Bill Irzano selaku pelapor pun telah mencabut laporan di Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumbar.
“Proses di Propam, laporan dicabut dan selesai. Ini pelajaran bagi kami untuk bisa lebih bijaksana, menahan emosi, dan menjaga perilaku,” kata Solihin.







