Padang – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat memusnahkan barang bukti ganja seberat 73,3 kilogram atau 73.387,96 gram di Krematorium HBT, Bukit Sentiong, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Kamis (24/9/2026). Pemusnahan yang dilakukan bersama sejumlah pemangku kepentingan itu merupakan tindak lanjut dari pengungkapan dua kasus peredaran gelap narkotika di wilayah Sumbar.
Kepala BNNP Sumbar, Toton Rasyid, menegaskan pemusnahan tersebut menjadi bukti komitmen pihaknya dalam memberantas narkotika hingga ke akar-akarnya. Ia menyebut langkah itu dilakukan untuk melindungi generasi muda di Ranah Minang dari bahaya penyalahgunaan barang haram tersebut.
“BNNP Sumbar telah lama menyatakan perang terhadap narkotika. Segenap kekuatan kami kerahkan untuk membasmi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dari Ranah Minang,” ujar Toton di sela kegiatan.
Barang bukti ganja kering yang dimusnahkan itu berasal dari dua lokasi pengungkapan berbeda. Kasus pertama terjadi di Lubuk Sikaping dengan barang bukti seberat 43.654,64 gram atau sekitar 43,6 kilogram.
Sedangkan dari pengungkapan di Padang Panjang, petugas mengamankan ganja seberat 29.733,32 gram atau sekitar 29,7 kilogram. Dari kedua kasus tersebut, total barang bukti yang disita dan kemudian dimusnahkan mencapai 73.387,96 gram.
Toton mengatakan pemusnahan barang bukti bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk kehadiran negara dalam memberi rasa aman kepada masyarakat dari ancaman narkoba. Menurutnya, tindakan itu menunjukkan keseriusan aparat dalam menutup ruang bagi peredaran barang haram tersebut.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk memutus rantai peredaran narkotika. Sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan partisipasi masyarakat dinilai menjadi kunci utama pemberantasan narkotika di Sumatera Barat.
“Pemusnahan ini menjadi bukti kehadiran negara. Keberhasilan menyita hingga memusnahkan puluhan kilogram ganja ini adalah hasil kerja keras, kolaborasi, dan sinergi bersama. Kami tidak akan berhenti untuk terus memerangi narkotika,” tegasnya.







