Bumi Minang Berwajah Baru: OSO Pacu Renovasi Ikon Pariwisata Padang!

oso-pulang-kampung,-letakkan-batu-pertama-renovasi-hotel-bumi-minang:-siap-bangkit-dengan-wajah-baru
OSO Pulang Kampung, Letakkan Batu Pertama Renovasi Hotel Bumi Minang: Siap Bangkit dengan Wajah Baru

Padang – Ikon pariwisata Sumatera Barat, Hotel Bumi Minang, akan segera direnovasi dengan sentuhan modern berbalut budaya Minangkabau. Ketua Umum Gebu Minang, Oesman Sapta Odang (OSO) Dt. Bandaro Sutan Nan Kayo, secara simbolis memulai proyek ini dengan peletakan batu pertama pada Senin (20/10).

OSO menyatakan bahwa investasi ini merupakan wujud nyata kontribusinya untuk membangun kampung halaman. “Saya pulang kampung untuk membangun daerah. Hotel ini bukan sekadar bangunan, tapi ikon pelayanan dan wajah pariwisata Sumatera Barat,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Renovasi Hotel Bumi Minang akan memadukan arsitektur dan ornamen khas Minang dengan fasilitas berstandar internasional. “Kita ingin Bumi Minang kembali hidup. Kita ubah tampilannya menjadi lebih modern, tapi tetap Minang. Modern itu penting, tapi jati diri jangan hilang,” tegas OSO.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyambut baik investasi ini dan meyakini akan memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat. “Kami sangat menyambut baik kehadiran Pak OSO dan proyek besar ini. Renovasi Hotel Bumi Minang akan membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga Kota Padang, mulai dari sektor konstruksi hingga pelayanan hotel nantinya,” kata Fadly.

Fadly menambahkan bahwa kolaborasi antara pengusaha nasional dan pemerintah daerah merupakan langkah strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. “Ini bentuk nyata semangat pulang kampung membangun kampung. Pemerintah siap mendukung sepenuhnya investasi yang berdampak bagi masyarakat,” tambahnya.

OSO menargetkan renovasi selesai dalam waktu satu tahun jika proses konstruksi berjalan lancar. “Saya ingin cepat selesai agar masyarakat bisa segera menikmati manfaatnya. Kita ingin Bumi Minang kembali menjadi kebanggaan urang awak,” kata OSO.

Pos terkait