Padang – Pemerintah Kota Padang menggandeng organisasi masyarakat (ormas) keagamaan lintas agama untuk memperkuat moral dan spiritual generasi muda. Kolaborasi ini bertujuan untuk membekali generasi muda dengan nilai keagamaan, etika, dan karakter yang kuat.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan bahwa pembinaan karakter generasi muda merupakan tanggung jawab bersama. “Generasi muda adalah masa depan kota ini,” ujarnya saat pertemuan dengan ormas lintas agama di Balai Kota Padang, Jumat (31/10). “Mereka harus dibekali nilai keagamaan, etika, dan karakter yang kuat, apapun latar belakang agamanya.”
Maigus Nasir mendorong ormas keagamaan untuk memperkuat pendekatan pembinaan yang inklusif dan adaptif dengan perkembangan zaman. Ia menyarankan penggunaan teknologi, ruang komunitas, dan media digital untuk menjangkau anak-anak muda.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Padang, Salmadanis, menyambut baik ajakan kolaborasi ini. Ia menyatakan bahwa FKUB siap mendukung program-program pembinaan generasi muda yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Padang.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Edy Oktafiandi, mengatakan bahwa Kementerian Agama akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Padang dan ormas keagamaan untuk mewujudkan generasi muda yang berkualitas.
Pemerintah Kota Padang juga menekankan pentingnya menciptakan ruang pertemuan lintas agama untuk mendorong toleransi dan saling menghormati. “Kesadaran keberagaman yang sehat akan membentuk generasi muda yang matang secara moral, bijak dalam bersosial, dan menghargai perbedaan,” kata Maigus Nasir.
Maigus Nasir menambahkan, “Kolaborasi ini penting agar program pembinaan yang kami lakukan berjalan searah, saling menguatkan, dan memberikan dampak jangka panjang.” Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Padang Damanik, Kepala Bagian Kesra Jasman, serta perwakilan ormas lintas agama di Kota Padang.







