DPRD Sumbar Desak Pemerintah Lanjutkan Perbaikan Jalan Payakumbuh-Lintau 2026

anggota-dprd-sumbar-harapkan-perbaikan-jalan-payakumbuh-lintau-terus-berlanjut-di-tahun-2026
Anggota DPRD Sumbar Harapkan Perbaikan Jalan Payakumbuh-Lintau Terus Berlanjut di Tahun 2026

Limapuluh Kota – Untuk mengakhiri keluhan warga dan memperlancar aktivitas ekonomi, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Barat Wirman Dt. Pangeran meminta agar perbaikan ruas jalan Payakumbuh–Lintau dilanjutkan pada 2026.

Permintaan itu disampaikan Wirman usai meninjau kondisi ruas yang baru selesai tahap I, didampingi Kepala Jorong Lambuak, Yusrizal, Minggu (21/12/2025). “Harapan kita tentu sama dengan masyarakat banyak yang kerap memanfaatkan jalan Payakumbuh–Lintau, apalagi kita juga kerap melewati jalan tersebut. Karena tahap I telah selesai, tentu tahap II kita harapkan juga bisa segera dikerjakan,” ujar Wirman.

Bacaan Lainnya

Wirman, yang pernah menjabat anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, mengatakan pihaknya di DPRD Provinsi terus menyuarakan perlunya perhatian serius terhadap perbaikan jalan meski pemerintah tengah melakukan efisiensi anggaran. “Kita juga terus menyuarakan agar perbaikan dilakukan meski saat ini tengah efisiensi, kita berharap dana dari Pemerintah Pusat bisa terus diberikan untuk perbaikan jalan tersebut,” tambahnya.

Pantauan lapangan menunjukkan masih terdapat ratusan titik jalan rusak dan berlobang di sepanjang Jalan Payakumbuh–Lintau, meski beberapa titik telah diperbaiki menggunakan anggaran pusat melalui APBN. Kerusakan tersebar di beberapa nagari, antara lain Nagari Andaleh, Bukik Sikumpa, Tanjung Gadang, dan Nagari Halaban.

Ketua Karang Taruna Nagari Tanjung Gadang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Aulia Anshari Fathurrahman, mengingatkan besarnya risiko kecelakaan akibat kondisi jalan dan menegaskan harapan masyarakat agar perbaikan dilanjutkan. “Terkait kondisi jalan Payakumbuh–Lintau yang masih banyak kerusakan ini, telah lama dialami dan dirasakan masyarakat, meski di beberapa titik telah dilakukan perbaikan. Tentu kedepannya apa yang diharapkan oleh masyarakat bisa segera terwujud,” kata Aulia.

Aulia menuturkan jalan tersebut merupakan akses utama bagi pelajar, petani, pedagang, dan angkutan umum sehingga kerusakan sangat mengganggu mobilitas dan keselamatan. “Jalan Payakumbuh–Lintau ini merupakan akses utama banyak pihak, kalau jumlah kecelakaan akibat jalan rusak dan berlobang, mungkin jumlahnya tidak terhitung, mobil rusak, bahkan ada yang meninggal dunia, sehingga perbaikan sangat mendesak, kalau bisa segera terwujud tahun depan,” ujarnya.

Aulia berharap pelaksanaan betonisasi dalam kegiatan Penyelenggaraan Jalan Provinsi dan pekerjaan Rehabilitasi Jalan Provinsi di ruas BTS Payakumbuh–Sitangkai (P.044) Paket II sepanjang 1 Km 300 Meter dapat dilanjutkan pada tahun depan agar seluruh ruas tidak lagi rusak. “Masyarakat banyak berharap agar perbaikan jalan yang sebelumnya telah dilakukan, bisa diteruskan tahun depan, sehingga tidak ada lagi jalan rusak,” tutupnya.

Pos terkait