Padang Pariaman – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menyerahkan 6.859 pasang seragam merah-putih untuk siswa kelas I di 401 SD Negeri se-kabupaten, Rabu (24/12/2025), sebagai bantuan untuk meringankan beban keluarga terdampak banjir sekaligus meningkatkan akses pendidikan dasar.
Penyerahan secara simbolis dilakukan Bupati Jhon Kenedy Azis di SDN 01 Lubuk Alung dan SDN 08 Ulakan Tapakis, didampingi orang tua murid serta jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Bantuan itu merupakan realisasi program unggulan pemerintahan JKA-Rahmat untuk Tahun Anggaran 2025.
“Kami berharap bantuan ini benar-benar bermanfaat, terutama bagi anak-anak yang seragamnya hanyut akibat banjir. Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk meringankan beban masyarakat,” kata Bupati Jhon Kenedy Azis saat penyerahan.
Bupati Jhon juga menyampaikan apresiasi kepada Disdikbud meski pelaksanaan program sempat mengalami keterlambatan. “Walaupun agak terlambat, saya sangat mengapresiasi Dinas Pendidikan yang sudah bekerja keras merealisasikan program unggulan kami ini,” ujarnya.
Selain menyerahkan seragam, Bupati menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan di seluruh sekolah. Ia meminta kepala sekolah dan guru menciptakan lingkungan belajar yang bersih, nyaman, dan kondusif serta menekankan kedisiplinan tenaga pendidik. “Tidak perlu sekolah mewah, yang penting bersih. Guru harus tepat waktu. Jangan sampai guru hanya datang pagi, memberi tugas, lalu pulang dan datang lagi. Hal-hal seperti ini masih saya temukan dan akan terus saya perhatikan,” tegasnya.
Kepala Disdikbud Kabupaten Padang Pariaman, Hendri, memastikan seluruh seragam telah didistribusikan ke sekolah-sekolah dan siap diberikan kepada siswa penerima manfaat. “Hari ini seragam sudah disalurkan ke sekolah-sekolah. Besok sudah dapat langsung diserahkan kepada siswa penerima manfaat di masing-masing sekolah,” jelas Hendri.
Acara dihadiri pula Sekretaris Disdikbud Muhammad Rasyid, Kabid SD Amirul Arief, serta para kepala sekolah se-Kecamatan Lubuk Alung. Pemerintah Kabupaten berharap program seragam gratis ini tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga memperkuat akses dan kualitas pendidikan dasar bagi anak-anak di wilayah tersebut.







