Padang – Kebakaran hebat melanda Monumen Kapal Nelayan, ikon Kota Padang, pada Minggu (2/11/2025) malam, mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp100 juta. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang segera bergerak cepat untuk memadamkan api.
Api melahap area seluas 50 meter persegi dari struktur monumen yang terletak di Jalan Batang Arau, Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan. Meskipun demikian, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Kepala Bidang Operasional dan Sarana Prasarana Damkar Padang, Rinaldi, mengatakan pihaknya mengerahkan tiga unit armada dan 60 personel ke lokasi kejadian. “Kami mengerahkan tiga unit armada dan total 60 personel ke lokasi kejadian yang berada tepat di tepi jalan raya Batang Arau,” ujarnya.
Petugas Damkar tiba di lokasi kejadian hanya tujuh menit setelah menerima laporan, yaitu pada pukul 19.00 WIB. Mereka berhasil memadamkan api dalam waktu 14 menit, tepatnya pada pukul 19.14 WIB.
Menurut saksi mata, Abdulah Eka Putra (49), api terlihat membesar dan menjulang dari arah monumen. Ia langsung menghubungi petugas Damkar untuk mencegah api meluas.
Rinaldi menambahkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. “Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Untuk total kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta. Sementara, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang,” pungkasnya.







