Padang – Hujan deras yang mengguyur Kota Padang pada Sabtu (10/10/2026) memicu banjir di sejumlah wilayah dan membuat Satuan Brimob Polda Sumatera Barat mengerahkan ratusan personel untuk membantu evakuasi warga. Sebanyak 500 personel diturunkan ke lapangan di bawah komando Dansat Brimob Polda Sumbar, Kombes Pol. Lukman Syafri Dandel Malik.
Penanganan banjir dan penyelamatan warga difokuskan di tiga titik dalam wilayah hukum Polresta Padang, yaitu Perumahan Lumin Park Lubuk Minturun (Koto Tangah), Dadok Tunggul Hitam, dan kawasan Guo Kuranji.
Di Perumahan Lumin Park, Tim 1 SAR Brimob menjadi titik utama operasi dengan kekuatan 200 personel yang dipimpin langsung oleh Dansat Brimob. Tim ini dilengkapi perahu karet, mesin tempel, pelampung, hingga kendaraan taktis SAR. Sementara itu, Tim 2 dan Tim 3 masing-masing beranggotakan 50 personel yang disebar ke Dadok Tunggul Hitam dan Guo Kuranji untuk menyisir lokasi terdampak serta mengevakuasi warga.
Kombes Pol. Lukman Syafri Dandel Malik mengatakan, personelnya bergerak cepat sejak pukul 15.00 WIB guna memastikan keselamatan warga yang rumahnya terendam banjir.
“Kami mengerahkan 300 personel beserta peralatan SAR lengkap untuk merespons cepat situasi darurat ini. Total warga yang berhasil dievakuasi di lapangan mencapai ratusan jiwa, di mana titik terdampak paling parah berada di Perumahan Lumin Park dan Guo Kuranji. Personil kami di lapangan terus siaga penuh untuk memberikan pertolongan, mengamankan harta benda warga, serta mendistribusikan kebutuhan mendesak,” ujarnya, dikutip dari laman tbnewssumbar.id, Minggu (11/10/2026).
Pendataan di lapangan menunjukkan sekitar 305 unit rumah terdampak banjir. Ratusan warga juga telah dievakuasi ke lokasi aman, termasuk 300 jiwa dari Perumahan Lumin Park dan 30 jiwa dari Guo Kuranji.
Selain melakukan evakuasi, tim gabungan juga mencatat kebutuhan mendesak di posko pengungsian, seperti makanan siap saji, air mineral, senter, genset, dan perlengkapan penerangan.
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, menyebut pengerahan kekuatan penuh Brimob bersama unsur kepolisian lain menjadi bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat yang tertimpa musibah.
“Polda Sumbar melalui Satbrimob dan jajaran terkait bergerak cepat dan terpadu untuk memastikan seluruh korban banjir mendapatkan evakuasi yang aman serta penanganan medis yang layak. Kami mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, serta memanfaatkan posko-posko pengungsian dan layanan darurat yang telah disiagakan oleh kepolisian,” ujarnya.
Hingga kini, personel Satbrimob Polda Sumbar bersama tim SAR gabungan masih bersiaga di posko untuk mengantisipasi banjir susulan sekaligus membantu proses pemulihan pascabencana di Kota Padang.







