Cuaca Ekstrem Ancam Pariaman: Campak dan DBD Melonjak, Warga Harus Waspada!

waspada-cuaca-tak-menentu,-kasus-campak-hingga-dbd-meningkat-di-pariaman
Waspada Cuaca Tak Menentu, Kasus Campak hingga DBD Meningkat di Pariaman

Pariaman – Dinas Kesehatan Kota Pariaman meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lonjakan kasus penyakit menular dan demam di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut. Masyarakat diimbau untuk lebih menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan diri.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Nazifah, menyatakan perubahan cuaca ekstrem menjadi faktor utama pemicu peningkatan kasus penyakit seperti campak, cacar air, dan Demam Berdarah Dengue (DBD). “Cuaca yang tidak menentu, dari panas ke hujan atau sebaliknya, sangat berpengaruh pada kesehatan warga,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Nazifah menjelaskan, pihaknya telah meninjau langsung sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk RS Sadikin dan sekolah dasar swasta. Hasilnya menunjukkan peningkatan jumlah warga yang mengeluhkan demam, termasuk guru dan siswa, serta kasus penyakit menular seperti campak dan cacar air.

“Kita sudah cek ke Rumah Sakit Sadikin, memang banyak masyarakat yang datang dengan keluhan demam. Di salah satu sekolah dasar swasta, guru dan murid juga mengalami hal yang sama,” kata Nazifah.

Lebih lanjut, Nazifah menambahkan, perubahan cuaca ekstrem juga memicu perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, penyebab DBD. Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan pola 3M Plus, yaitu menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air.

Selain itu, masyarakat disarankan untuk membatasi aktivitas di luar ruangan saat cuaca panas terik atau setelah hujan, karena perubahan suhu ekstrem dapat menurunkan daya tahan tubuh. “Kalau bisa saat cuaca panas jangan keluar. Jagalah kesehatan dan segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat bila mengalami gejala demam tinggi,” pesan Nazifah.

Pos terkait