SOLOK – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Simpang Limo, Kelurahan Laing, Kota Solok, Selasa (8/7), merenggut nyawa seorang pemilik pertamini. Insiden yang melibatkan mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Solok dan sebuah mobil Avanza itu terjadi sekitar pukul 12.45 WIB, usai salat Zuhur, dan langsung menjadi perhatian warga serta pengguna jalan.
Menurut saksi mata di lokasi kejadian, peristiwa bermula ketika mobil Damkar bertabrakan dengan mobil Avanza hitam bernomor polisi B 1070 PZA yang datang dari arah berlawanan. Akibat tabrakan itu, mobil Damkar kemudian menghantam sebuah pertamini. Nenen (69), pemilik pertamini yang sedang memindahkan bahan bakar minyak (BBM) dari jeriken ke dalam drum, menjadi korban dan meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menuturkan, Selasa (8/7), mobil Avanza datang dari arah Aripan, sementara mobil Damkar melaju dari arah Tembok menuju Aripan, hendak menuju Aia Batumbuk Paninjauan untuk memadamkan kebakaran lahan. “Avanza datang dari arah Aripan sedangkan damkar datang dari arah tembok menjuju arah aripan hendak akan menuju aia batumbuk paninjauan dalam misi pemadaman kebakaran lahan,” ujarnya.
Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai kondisi pengemudi mobil Avanza. Kendaraan tersebut mengalami kerusakan parah di bagian depan dan sisi kanan. Pihak berwajib masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan ini.







