Padang – Fakultas Pertanian Universitas Andalas (Unand) didorong untuk memegang peran kunci dalam pemulihan sektor pertanian Sumatra Barat pascabencana. Dorongan ini disampaikan bertepatan dengan perayaan Dies Natalis ke-71 fakultas tersebut yang dipusatkan di Convention Hall, Jumat (12/12/2025). Puncak perayaan ini sekaligus menandai penutupan rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sepanjang bulan.
Sekretaris Universitas Andalas, Aidinil Zetra, yang mewakili Rektor, menegaskan posisi strategis Fakultas Pertanian sebagai salah satu fakultas tertua di Unand. Ia menyoroti capaian fakultas ini sebagai unit yang paling banyak menghasilkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang didanai oleh universitas.
Dekan Fakultas Pertanian, Indra Dwipa, melaporkan adanya peningkatan signifikan dalam jumlah guru besar dan dosen bergelar doktor. Selain itu, produktivitas publikasi bereputasi internasional juga menunjukkan tren positif.
Rektor Unand menyampaikan empat harapan strategis bagi Fakultas Pertanian. Harapan tersebut meliputi penguatan posisi sebagai pusat keunggulan pertanian tropika dan percepatan langkah internasionalisasi. Rektor juga secara khusus menekankan peran penting fakultas dalam memulihkan sektor pertanian masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatra Barat.
“Di usianya yang ke-71, Fakultas Pertanian telah menjadi kebanggaan kita semua. Semoga semakin jaya, unggul, dan berdampak bagi Indonesia dan dunia,” ujar Rektor.







