Padang – Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta meluncurkan kembali program “Polisi Mengaji: One Day One Khatam Al-Qur’an” untuk memperkuat spiritualitas personel dan meredam dampak sosial selama bulan Ramadan. Peluncuran itu digelar usai salat Subuh berjamaah di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Rabu (18/2/2026), secara hybrid dengan ratusan peserta hadir langsung dan seluruh Polres serta Polsek se-Sumatera Barat mengikuti secara daring.
Gatot mengatakan program ini bertujuan meningkatkan iman dan takwa sekaligus menjaga identitas kultural daerah. “Ini adalah wujud komitmen kami dalam menjaga falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Kami ingin jajaran Polda Sumbar tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tapi juga ikut merawat budaya religius dengan mengkhatamkan Al-Qur’an setiap harinya,” ujarnya.
Kapolda menegaskan penguatan spiritual sebagai langkah strategis menghadapi tantangan sosial, khususnya peredaran narkoba yang masih tinggi. “Membaca Al-Qur’an adalah benteng moral. Kita ingin anak kemenakan dan seluruh saudara kita terhindar dari bahaya narkoba melalui penguatan spiritualitas ini,” tegas Gatot.
Peluncuran dihadiri unsur Forkopimda, Ketua DPRD Provinsi Sumbar, serta tokoh masyarakat termasuk Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar. Panitia juga mengundang 200 anak yatim dan 50 hafiz Al-Qur’an untuk menambah nuansa kemanusiaan acara tersebut.
Untuk memastikan pelaksanaan program efektif sepanjang Ramadan, Polda Sumbar menyiagakan tim penggerak di berbagai tingkatan: 29 qori terbaik tingkat Polda yang memandu khataman serta 326 qori yang ditempatkan pada tingkat Polres di seluruh wilayah hukum Sumbar.
Gatot juga memberi apresiasi kepada talenta lokal berprestasi, menyebut nama Salman sebagai pemenang juara nasional qori di Aceh dan Bukittinggi, dengan harapan prestasi itu menular ke lingkungan kepolisian dan masyarakat luas.
Kapolda mengingatkan bahwa kegiatan tidak cukup sekadar membaca Al-Qur’an, melainkan harus dilanjutkan dengan tadabbur agar makna ayat-ayat benar-benar dipahami dan diamalkan. “Kita berharap program ini tidak berhenti pada membaca saja, tapi berlanjut pada tahap tadabbur atau memahami makna. Semoga Sumatera Barat bisa menjadi contoh bagi provinsi lain dalam membangun karakter bangsa yang agamis,” kata Gatot menutup sambutannya.
Kegiatan “Polisi Mengaji” akan dilaksanakan setiap hari sepanjang Ramadan dengan target agar seluruh personel memasuki Idul Fitri dalam kondisi mental dan spiritual yang lebih bersih dan tangguh.







