Solok – Pemerintah Kota Solok memutuskan mengundur pelaksanaan Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) 2026 sebagai bentuk empati atas musibah yang terjadi di Arosuka, Kabupaten Solok. Kebijakan itu diambil setelah Kota Solok, yang semula bersiap menjadi tuan rumah pembukaan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat (Porprov) XVI, mempertimbangkan semangat kebersamaan dalam “Entitas Solok”.
Wali Kota Solok kemudian mengirim surat kepada Gubernur Sumatera Barat melalui surat Nomor B/000/48/DISPORA-2026 terkait pembukaan Porprov dan penyelenggaraan RSBG. Meski belum ada jawaban resmi, informasi yang beredar menyebutkan Porprov tetap digelar pada 2-14 Oktober 2026, sedangkan pembukaannya dipindahkan ke Kantor Gubernur Sumatera Barat.
Untuk RSBG 2026, pemerintah daerah bersama Ketua KAN, Ketua LKAAM, dan Ketua Bundo Kanduang menyepakati perubahan jadwal. Ajang yang semula direncanakan pada 3 Oktober itu kini dijadwalkan berlangsung pada 10-13 Oktober 2026.
Di sisi lain, Kota Solok tetap menjadi tuan rumah lima cabang olahraga, yakni taekwondo, hapkido, aerosport, angkat berat, dan angkat besi. Seluruh pertandingan tetap berjalan pada 3-14 Oktober 2026, hanya seremoni pembukaan Porprov yang dialihkan.
Pemerintah Kota Solok juga mengubah tema RSBG tahun ini. Jika sebelumnya memakai tema “sawah dijago, budaya dipusako” dengan Festival 13 yang melibatkan 13 nagari, kini kegiatan itu dikemas ulang dengan semangat baru melalui tema “RSBG-Bangkit Bersama dengan Arosuka.”
RSBG 2026 diharapkan menjadi ruang untuk saling menguatkan, menjaga persaudaraan, dan menunjukkan bahwa masyarakat Arosuka tidak menghadapi musibah ini sendirian. Pesan kebersamaan itu ditegaskan lewat ungkapan “malang sakijok mato, nan mujua sapanjang hari,” serta ajakan untuk tetap satu hati dalam suka dan duka.
Pemerintah Kota Solok juga mengajak masyarakat di 13 nagari yang tergabung dalam Kubung 13, baik di Kota maupun Kabupaten Solok, untuk bersama-sama menyukseskan RSBG 2026.
Kota Solok, bangkit bersama, kuat bersama!







