Pemprov Sumbar Optimalkan TKD Percepat Rehabilitasi Pascabencana

pemprov-sumbar-optimalkan-dana-tkd-percepat-rehabilitasi-infrastruktur-pascabencana
Pemprov Sumbar Optimalkan Dana TKD Percepat Rehabilitasi Infrastruktur Pascabencana

Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mempercepat pemulihan pascabencana dengan mengoptimalkan tambahan dana Transfer ke Daerah (TKD) senilai Rp2,71 triliun. Dana itu diprioritaskan untuk membenahi infrastruktur, memulihkan layanan publik, dan menghidupkan kembali roda ekonomi masyarakat.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyebut anggaran tersebut menjadi salah satu instrumen penting dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak bencana.

Baca Juga

“Percepatan alokasi ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program yang tepat sasaran,” kata Mahyeldi dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi di Auditorium Gubernuran Sumbar, Selasa (21/7/2026).

Mahyeldi meminta pemerintah kabupaten dan kota memperkuat perencanaan serta menyusun skala prioritas agar penggunaan anggaran berjalan lebih efektif. Ia juga menekankan pentingnya transparansi melalui publikasi capaian pembangunan agar kepercayaan publik tetap terjaga.

Dari pemerintah pusat, Kasubdit Perencanaan Keuangan Daerah Kemendagri Fernando Siagian memastikan seluruh dana tambahan TKD telah tersalurkan sejak April 2026. Ia mendorong pemerintah daerah segera mengeksekusi anggaran tersebut untuk rehabilitasi, rekonstruksi, dan penguatan mitigasi bencana.

Fernando juga mengingatkan daerah agar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, termasuk ancaman El Nino dan musim kemarau.

Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Kastorius Sinaga turut mengapresiasi kinerja Sumatera Barat dalam penanganan pascabencana. Berdasarkan data Satgas Nasional, Sumbar menjadi salah satu dari tiga provinsi dengan progres pemulihan tercepat di Indonesia.

Pemulihan lahan sawah di daerah itu juga telah mencapai 98 persen, dan sebagian besar lahan sudah memasuki musim tanam.

Secara nasional, pemerintah pusat mengalokasikan Rp10,6 triliun untuk seluruh daerah terdampak bencana. Untuk Sumatera Barat, dana yang diterima mencapai Rp534 miliar dan dikelola melalui 23 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Anggaran tersebut difokuskan pada Dinas PSDA serta Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang.

Rekomendasi