Padang – Wali Kota Padang Fadly Amran membuka Ujian Kenaikan Tingkat-Kyu/Sabuk Semester II Tahun 2026 Lemkari Kota Padang di Gedung BKOM dan Pelkes Sumbar, Minggu (20/9/2026). Sebanyak 245 karateka dari 18 dojo se-Kota Padang mengikuti kegiatan yang menjadi bagian dari pembinaan karate, tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan teknik, tetapi juga membentuk karakter.
Ujian ini menjadi wadah bagi para karateka untuk naik tingkat sekaligus menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan saling menghormati.
Pembukaan kegiatan juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Sumbar sekaligus Ketua Umum Pengprov Lemkari Sumbar Nanda Satria beserta jajaran, Ketua Pengcab Lemkari Kota Padang Surfa Yondri, serta Sekretaris Umum KONI Kota Padang Tri Putra Juniadi.
Fadly mengapresiasi para peserta, pelatih, pengurus, dan orang tua yang terus mendukung pembinaan karate di Kota Padang. Ia menilai ujian kenaikan tingkat menjadi momen penting untuk menempa diri.
“Ujian kenaikan tingkat ini bukan sekadar proses meraih sabuk, tetapi bagian dari pendidikan olahraga yang membentuk disiplin, tanggung jawab, keberanian, dan karakter bagi adik-adik karateka,” ujar Fadly Amran.
Menurutnya, pembinaan olahraga semakin penting di tengah kebiasaan anak dan remaja yang banyak menghabiskan waktu di depan gawai. Olahraga, kata dia, memberi ruang positif bagi generasi muda untuk hidup sehat, berinteraksi, dan memperkuat mental.
“Kita ingin olahraga menjadi ruang bagi anak-anak untuk tumbuh sehat, disiplin, aktif, dan berprestasi. Hal ini terus kita gelorakan di Kota Padang melalui program Padang Balomba, sebagai bagian dari aktivasi Program Unggulan (Progul) Padang Juara,” tegasnya.
Fadly juga menilai pembinaan berjenjang yang dilakukan Pengprov Lemkari Sumbar dan Pengcab Lemkari Kota Padang sebagai langkah strategis untuk melahirkan atlet berprestasi sekaligus calon pemimpin masa depan.
“Anak-anak Lemkari dididik menjadi pemimpin sejak usia dini dengan belajar patuh, disiplin, menghormati, dan bertanggung jawab. Nilai-nilai inilah yang penting untuk membentuk generasi emas kita,” tambahnya.
Sementara itu, Nanda Satria menegaskan komitmen Lemkari dalam memperkuat pembinaan karakter generasi muda melalui karate. Ia meminta para karateka menerapkan nilai-nilai yang dipelajari di dojo dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap para karateka mampu menjadi agen perubahan di sekolah dan lingkungannya masing-masing. Begitu pula berani mencegah berbagai persoalan di kalangan remaja, serta menjadi teladan bagi teman-temannya,” kata Nanda.
Ia juga memberi semangat kepada karateka Lemkari yang disiapkan menjadi delegasi Kota Padang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar agar tampil maksimal.
“Karateka Lemkari yang menjadi delegasi Kota Padang nantinya harus menunjukkan bahwa pembinaan kita mampu melahirkan atlet berprestasi. Kami juga berharap dari generasi ini akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan,” pungkasnya.







