Payakumbuh – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Payakumbuh berupaya membekali kadernya dengan nilai dan moralitas politik melalui Sekolah Kader Perubahan (SKP). Puluhan peserta mengikuti kegiatan yang bertujuan membentuk kader berintegritas dan memperjuangkan kepentingan rakyat.
Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Erlindawati, menyampaikan bahwa politik adalah ruang perjuangan yang mulia jika dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Ia menyayangkan pandangan negatif terhadap politik akibat oknum yang menyalahgunakannya.
“Politik itu sangat baik. Yang membuatnya buruk adalah ketika dijadikan alat menambah kekayaan pribadi, bukan untuk memperjuangkan kepentingan rakyat,” kata Erlindawati saat memberikan sambutan dalam acara yang digelar di Aula Balai Pelatihan Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (25/10).
PKB berkomitmen menegakkan nilai-nilai keislaman yang moderat dalam bingkai akidah Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). Erlindawati berharap kader PKB dapat menjadi teladan dalam sikap dan tindakan di tengah masyarakat. “Kami ingin kader PKB hadir sebagai solusi dari persoalan masyarakat, bukan bagian dari masalah. Mereka harus jadi teladan di mana pun berada,” ujarnya.
Ketua Lembaga Kaderisasi Kota (LKK) DPC PKB Payakumbuh, Nofrian Nasfa, menilai SKP sebagai langkah strategis membangun kesadaran politik berbasis nilai dan moralitas. “Kader PKB harus paham arah perjuangan partai. SKP ini bukan sekadar pelatihan, tapi proses pembentukan karakter politik yang berakhlak,” jelasnya.
Sekretaris DPC PKB Payakumbuh, Zainir, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi kader dalam menghadapi dinamika politik ke depan. “Melalui SKP ini, kami ingin memperkuat struktur dan semangat perjuangan kader agar siap turun ke masyarakat dan membawa misi perubahan,” kata Zainir.
Para peserta SKP PKB Payakumbuh mendapatkan pembekalan tentang dasar-dasar politik, strategi komunikasi publik, serta peran kader dalam memperjuangkan kebijakan pro-rakyat.







