Padang – Lebih dari 1.000 pelari memadati Club House Lapangan Golf PT Semen Padang saat Semen Padang Fun Run 2026 digelar pada Minggu pagi (27/9/2026). Ajang bertema “Run the Green Legacy. Strong Together!” itu tak hanya menjadi perlombaan lari, tetapi juga menghadirkan pengalaman menyusuri kawasan hijau dan jejak sejarah di lingkungan perusahaan.
Sejak start, peserta dari berbagai kelompok usia, mulai anak-anak hingga dewasa, tampak antusias mengikuti lomba. Mereka melewati Lapangan Golf, Cagar Budaya Nasional Indarung I, hingga rute menuju Puncak Padayo dan Geosite Goa Kelelawar Padayo yang menyuguhkan panorama alam Kota Padang.
Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar membuka kegiatan tersebut secara resmi. Turut hadir Direktur Operasi Andria Delfa, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, Komisaris Utama Werry Darta Taifur, Komisaris Ilham Aldelano Azre, serta jajaran pimpinan dan staf perusahaan.
Lomba yang didukung PT Semen Padang dan Bank Syariah Indonesia (BSI) ini mempertandingkan delapan kategori, yakni 3K Family, 5K Master Putri, 5K Umum Putra, 5K Umum Putri, 5K Internal Putra, 5K Internal Putri, 10K Putra, dan 10K Putri.
Pada kategori 10K Putra, Alamsyah keluar sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 42 menit 51 detik. Posisi kedua ditempati Ikhsan dengan 46 menit 21 detik, sementara Aprilio Navaro finis ketiga dengan waktu 50 menit 10 detik.
Di kategori 10K Putri, Ghebi Garena menjadi pelari pertama yang melintasi garis finis dengan waktu 59 menit 36 detik. Ia disusul Firunika Intan yang mencatatkan 1 jam 12 menit 3 detik dan Firli Darma Putri dengan waktu 1 jam 15 menit 42 detik.
Bagi Alamsyah, kemenangan itu menjadi pengalaman yang berkesan. Selain mendapat hadiah uang tunai dan medali, ia menilai lintasan yang menantang dengan panorama alam menjadi daya tarik utama.
“Lari adalah hobi saya. Namun untuk bisa sampai ke titik ini, tentu butuh perjuangan dan kerja keras, apalagi jalurnya menantang. Jadi, saya bangga sekaligus bersyukur bisa menjadi juara dalam Semen Padang Fun Run 2026 ini,” ujar Alamsyah.
Ia juga mengaku tantangan rute justru membuat perlombaan terasa lebih menarik. “Meski lelah selama menempuh perjalanan yang begitu menantang, rasa lelah itu terbayar dengan udara segar dan pemandangan yang ditemui sepanjang rute,” katanya.
Kesan serupa disampaikan Jakop Amos Ginting yang menjuarai kategori 5K Umum Putra. Anggota TNI AD itu berharap Semen Padang Fun Run tetap menjadi agenda rutin PT Semen Padang. Menurut dia, meningkatnya jumlah peserta dari tahun ke tahun menunjukkan minat masyarakat terhadap olahraga lari terus berkembang.
Ia menilai ajang seperti ini juga memberi ruang bagi para pencinta lari untuk bertemu, berkompetisi, sekaligus memperluas jaringan pertemanan. “Kami berharap ajang seperti ini terus menjadi agenda rutin PT Semen Padang. Kalau bisa untuk tahun depan, pesertanya semakin banyak dan lebih meriah lagi dari sekarang ini,” ujarnya.
Ketua Panitia Semen Padang Fun Run 2026 Salmond Pilima mengatakan, gelaran tahun ini merupakan penyelenggaraan keempat oleh komunitas lari PT Semen Padang, SP Run. Sejak pertama kali digelar pada 2023, jumlah peserta terus meningkat.
Pada edisi perdana, peserta hanya sekitar 300 orang. Jumlah itu terus bertambah hingga menembus lebih dari 1.000 peserta pada tahun ini. “Alhamdulillah, sekarang ada 1.000 lebih peserta yang ikut memeriahkan Semen Padang Fun Run,” kata Salmond.
Ia menambahkan, SP Run bersama panitia akan berupaya menjaga dan mengembangkan kegiatan tersebut pada tahun-tahun mendatang. “Insya Allah tahun depan lebih meriah lagi dengan jumlah peserta yang juga jauh lebih banyak dari sekarang,” ujarnya.
Salah satu alasan minat peserta terus naik, kata Salmond, adalah rute lomba yang melintasi sejumlah titik ikonik di lingkungan PT Semen Padang. Pada kategori 3K Family, peserta berlari di sekitar kawasan Lapangan Golf.
Sementara untuk kategori 5K Umum dan 5K Master, peserta memulai lomba dari Club House menuju Lapangan Golf, lalu melewati kawasan pagar pembatas Indarung VI. Dari sana, mereka bergerak ke Klinik Semen Padang, Bundaran Cindua Mato, Gerbang Indarung, kemudian berbalik arah ke Cagar Budaya Nasional Indarung I sebelum finis di Club House.
Pada kategori 10K, rutenya lebih panjang. Setelah menuntaskan lintasan 5K, peserta melanjutkan perjalanan ke Geosite Goa Kelelawar sebelum kembali ke Club House Lapangan Golf sebagai garis finis.
“Menurut kami, rute tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi peserta karena memadukan olahraga dengan pemandangan alam dan kawasan bersejarah yang berada di sekitar lingkungan perusahaan, termasuk pemandangan Puncak Padayo dan Geosite Gua Kelelawar,” ujarnya.
Salmond juga menyampaikan terima kasih kepada PT Semen Padang dan BSI sebagai sponsor utama. Menurut dia, dukungan kedua perusahaan itu membuat pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan peserta tetap antusias dari awal hingga akhir acara.
“Terima kasih atas dukungan dari sponsor. Berkat dukungannya, acara pun berjalan lancar. Peserta juga mendapatkan hiburan dan kesempatan memperoleh berbagai hadiah, termasuk voucher dan doorprize dari sponsor berupa 10 unit kompor listrik,” tuturnya.
Regional CEO BSI Region III Palembang Ari Yusnairi Muslim yang hadir dalam kegiatan tersebut menyambut baik kolaborasi antara BSI dan PT Semen Padang. Ia menilai Semen Padang Fun Run bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga sarana silaturahmi dan momentum mengajak masyarakat hidup sehat.
“Kami senang bisa berkolaborasi dengan PT Semen Padang dalam menyukseskan ajang Semen Padang Fun Run ini. Bagi BSI, selain menjadi ajang silaturahmi dengan manajemen PT Semen Padang, ajang lari ini juga menjadi momentum untuk menggerakkan masyarakat Kota Padang untuk hidup sehat, sesuai dengan misi kami di BSI,” katanya.
Ari berharap kerja sama itu terus berkembang, termasuk dalam pemanfaatan layanan perbankan untuk mendukung kebutuhan perusahaan dan karyawan. Sejumlah layanan yang disebutnya antara lain penggajian karyawan, pembiayaan umrah, pembiayaan kendaraan, KPR, dan layanan perbankan lainnya.
Pri Gustari Akbar menegaskan, Semen Padang Fun Run tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi. Ia menyebut kegiatan itu sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong Healthy People, Strong Community, Sustainable Environment.
Menurut Pri, setiap pelari datang dengan target yang berbeda. Ada yang mengejar personal best, ada yang ingin menikmati setiap kilometer, dan ada pula yang ingin berbagi pengalaman berlari bersama teman atau keluarga.
Namun pada akhirnya, kata dia, seluruh peserta berada di lintasan yang sama. Karena itu, yang terpenting bukan siapa yang lebih dulu finis, melainkan bagaimana peserta menikmati proses dan membangun kebersamaan.
“Fun Run bukan sekadar tentang siapa yang paling cepat sampai finis, tetapi bagaimana kita bersama-sama membangun hidup sehat, menikmati lingkungan, mempererat kebersamaan, dan menciptakan pengalaman positif bersama,” kata Pri.
Ia juga mengajak peserta menjadikan kegiatan itu sebagai momentum untuk berolahraga, menjaga kesehatan, dan menikmati suasana. “Nikmati race-nya, karena podium sudah ada yang punya. Jadikan kegiatan ini sebagai momentum berolahraga, menjaga kesehatan, dan menikmati suasana,” tambahnya.







