Padang – PT Semen Padang salurkan bantuan logistik untuk warga terdampak banjir di Kecamatan Pauh, Kota Padang, Selasa (25/11/2025). Bantuan ini diprioritaskan untuk mendukung operasional dapur umum yang melayani ratusan pengungsi di Batu Busuak, Kelurahan Lambuang Bukik dan Kapalo Koto.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. “Semoga bantuan ini meringankan beban saudara-saudara kita di Batu Busuak. Kami berdoa kondisi segera membaik dan warga dapat kembali beraktivitas seperti biasa,” kata Win.
Bantuan yang diserahkan meliputi kompor gas, tabung gas, kuali besar, dandang nasi, sendok goreng, piring dan gelas plastik, beras, mi instan, air mineral, serta telur ayam. Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Idris, menegaskan bahwa bantuan ini diprioritaskan untuk memastikan ketersediaan makanan bagi para pengungsi. “Kami hadir bukan hanya sebagai perusahaan, tetapi sebagai bagian dari masyarakat Sumatera Barat,” kata Idris. Ia menambahkan, PT Semen Padang juga membantu penyediaan sarapan dan makan siang bagi pengungsi, dan akan melanjutkan hingga makan malam serta sarapan esok hari.
Penelaah Kebijakan Teknis Kecamatan Pauh, Fuat Andri, menyampaikan apresiasi atas respons cepat PT Semen Padang. “Terima kasih kepada PT Semen Padang yang selalu sigap membantu warga kami. Kehadiran perusahaan ini sangat berarti bagi masyarakat terdampak,” ungkapnya.
Kasi Trantib Kelurahan Kapalo Koto, Rika Angraini, juga menyampaikan hal senada. Ia mengatakan bahwa bantuan ini akan sangat membantu memperkuat operasional dapur umum. “Ini sangat membantu. Semoga kolaborasi seperti ini terus terjaga,” kata Rika.
Sebelumnya, Tim Reaksi Cepat (TRC) Semen Padang telah diterjunkan ke lokasi banjir untuk membantu evakuasi warga, terutama kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan perempuan. Banjir yang disebabkan oleh hujan deras selama tiga hari berturut-turut ini berdampak pada 327 jiwa dari 110 kepala keluarga (KK), dengan 172 jiwa dari 77 KK terpaksa mengungsi. Selain itu, dua unit rumah dilaporkan hanyut terbawa arus.







