Padang – PT Semen Padang memperkuat komitmen pemberantasan korupsi dengan menggelar lomba esai bertema “Pencegahan Fraud di Korporasi” sebagai bagian dari peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Satukan Aksi, Basmi Korupsi” dan bertujuan untuk merefleksikan serta mengapresiasi gagasan antikorupsi.
Sebanyak 437 karya esai terkumpul dari ratusan peserta yang terdiri dari karyawan PT Semen Padang, mahasiswa, dan masyarakat umum. Lomba ini diselenggarakan di Kantor Pusat PT Semen Padang pada Selasa (9/12/2025).
Direktur Keuangan dan Umum PT Semen Padang, Iskandar Z. Lubis, menilai lomba esai ini memberikan perspektif baru bagi perusahaan. “Melibatkan mahasiswa dan masyarakat umum membuka banyak sudut pandang segar yang dapat menjadi praktik terbaik dalam meningkatkan implementasi antikorupsi di perusahaan,” ujar Iskandar.
Ia menambahkan, penyelenggaraan lomba ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memperkuat Good Corporate Governance (GCG), implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) SNI ISO 37001, serta penguatan nilai Manajemen Risiko (MR).
Ketua Panitia HAKORDIA 2025, Irwan Prasetyo, melaporkan bahwa lomba esai berlangsung selama 23 hari, mulai 1 hingga 23 November 2025. “Alhamdulillah, antusiasme peserta sangat menggembirakan,” katanya.
Para pemenang lomba esai berhak menerima penghargaan berupa piagam dan uang tunai. Juara pertama mendapatkan Rp2 juta, juara kedua Rp1,5 juta, dan juara ketiga Rp1 juta. Panitia juga memberikan apresiasi kepada 20 peserta yang mengirimkan karyanya tercepat.
Iskandar Z. Lubis menegaskan kembali komitmen perusahaan untuk memperkuat integritas melalui penerapan ISO 37001 dan mekanisme pengawasan internal. “Selamat kepada para pemenang dan terima kasih kepada seluruh peserta. Mari bersama membasmi korupsi sampai tuntas,” serunya.
Ia melanjutkan, HAKORDIA 2025 bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan kontribusi nyata PT Semen Padang dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya penguatan tata kelola yang berintegritas dan pemberantasan praktik korupsi di lingkungan korporasi. Kegiatan ini selaras dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, terutama poin 5 tentang penguatan tata kelola dan integritas, serta poin 7 mengenai efisiensi dan transparansi industri.
Padang – PT Semen Padang menggelar lomba esai dalam rangka Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025. Lomba ini berhasil menarik perhatian dengan jumlah karya yang melebihi ekspektasi panitia, meskipun waktu penjurian terbatas. Edita Elda, perwakilan Dewan Juri dari Universitas Andalas, menyatakan bahwa proses penilaian menjadi tantangan tersendiri. “Kami awalnya tidak membayangkan karya yang masuk akan sebanyak ini. Proses penilaiannya cukup menantang karena waktunya kurang dari dua minggu,” ungkap Elda.
Penjurian dilakukan berdasarkan lima indikator utama, meliputi kesesuaian tema, ketentuan format, orisinalitas, serta ketajaman ide dan analisis. Banyak esai yang dinilai menghadirkan gagasan inovatif, mulai dari pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) hingga strategi denormalisasi fraud dan pendekatan budaya Minangkabau. “Banyak ide sederhana namun aplikatif. Itu yang membuat penjurian menarik,” ujar Elda.
Sonya Marcellyna, peraih Juara I Kategori Umum, menyoroti pentingnya integritas laba melalui implementasi Good Corporate Governance (GCG) sebagai strategi pencegahan praktik window dressing di PT Semen Padang. Dalam esainya berjudul “Penguatan Integritas Laba Melalui Implementasi Cash Flow Drivers Corporate Governance sebagai Strategi terhadap Praktik Window Dressing di PT Semen Padang”, Sonya menekankan peran GCG dalam mencegah manipulasi laporan keuangan. Ia mengapresiasi skor GCG 93,36 yang dicapai PT Semen Padang sebagai standar tinggi bagi korporasi nasional.
Sementara itu, Mikhael Duta Deonismans dari Universitas Andalas, pemenang kategori mahasiswa, mengangkat isu penyuapan dalam proses tender yang sering terabaikan. “Komunikasi informal antara pemegang keputusan dan peserta tender sering menjadi celah penyuapan,” jelasnya. Mikhael mengusulkan pendekatan blind procurement yang meminimalkan interaksi personal dalam proses tender untuk menekan potensi gratifikasi.
Peringatan Hakordia 2025 juga dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada karyawan pelapor gratifikasi. Santoro dari Unit EPDC menerima penghargaan atas keberaniannya melaporkan dugaan gratifikasi melalui mekanisme resmi perusahaan. “Mendapatkan sesuatu yang bukan hak menimbulkan ketidaknyamanan moral. Alhamdulillah Semen Padang memiliki sarana pelaporan, dan saya memanfaatkannya,” ujar Santoro. Ia menambahkan bahwa pelaporan gratifikasi merupakan langkah kecil yang berdampak besar terhadap efisiensi, terutama pada proses pengadaan. “Jika semua insan melakukannya, proses pengadaan akan jauh lebih efisien dan transparan,” tambahnya.
Berikut adalah daftar pemenang Lomba Esai PT Semen Padang 2025:
Kategori Internal:
* Achmad Taufan – Integrasi Artificial Intelligence dan Good Corporate Governance sebagai Strategi Pencegahan Fraud Korporasi di Indonesia
* Jefri Antoni – Strategi Denormalisasi dalam Ekosistem Tender
* Dedi Hanafi – Pencegahan Fraud di
Padang – PT Semen Padang mengapresiasi enam karya inovatif dalam peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2023. Inisiatif ini bertujuan membangun budaya anti gratifikasi dan integritas di lingkungan perusahaan melalui solusi konkret pencegahan korupsi.
Enam karya terpilih, yang terdiri dari kategori mahasiswa dan umum, mempresentasikan berbagai pendekatan pencegahan korupsi. Beberapa di antaranya mencakup sistem pengadaan tertutup, tata kelola berbasis kerangka kerja Triple-A, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk memperkuat sistem pencegahan fraud.
Dari kategori mahasiswa, karya yang diapresiasi antara lain “Zona Steril Anti-Suap: Implementasi Sistem Pengadaan Tertutup (Blind Procurement System) untuk Mengeliminasi Celah Tender Korporasi” oleh Mikhael Duta Deonismans. Muslimatuz Zahira mempresentasikan “Resiliensi Tata Kelola: CGG 5.0 Berbasis Triple-A Framework untuk Pencegahan Fraud di PT Semen Padang”, sementara Rahmad Algozi menampilkan “Transformasi CGC Berbasis AI melalui Integrity Dashboard untuk Memperkuat Sistem Pencegahan Fraud”.
Sementara itu, kategori umum menampilkan karya “Beyond 90: Penguatan Integritas Laba Melalui Cash-Flow-Driven Corporate Governance sebagai Safeguard terhadap Praktik Window Dressing di PT Semen Padang” oleh Sonya Marcellyna. Iman Ashar Tanjung mengusung “Gamifikasi Budaya: Culture Gamification Scenario-Based Learning sebagai Strategi Pembentukan Mindset Integritas”, dan Tegar Putra Socrates mempresentasikan “Play for Integrity: Gamifikasi Whistleblowing untuk Mencegah Fraud dan Membangun Budaya Integritas”.
Direktur Utama PT Semen Padang, Asmawi, menyatakan kebanggaannya atas kreativitas dan komitmen para peserta. “Kami sangat bangga melihat kreativitas dan komitmen para peserta dalam menghasilkan karya yang relevan dan solutif untuk memerangi korupsi. Inisiatif seperti ini sangat penting untuk memperkuat budaya integritas di perusahaan kita,” ujar Asmawi.
Peringatan Hakordia 2023 ini menjadi momentum penting bagi PT Semen Padang untuk terus meningkatkan upaya pencegahan korupsi dan membangun tata kelola perusahaan yang baik. Acara ini dihadiri oleh jajaran direksi, manajemen PT Semen Padang, serta para peserta lomba.







