Padang – Pemerintah Kota Padang menargetkan 39 unit rumah hunian tetap bagi warga terdampak di kawasan Air Dingin, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, rampung pada Juni 2026. Target itu disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran saat meninjau langsung progres pembangunan pada Kamis (16/4/2026).
Fadly datang bersama perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi, Ko Awi, untuk melihat perkembangan pekerjaan di lokasi. Menurut Pemkot Padang, pembangunan huntap tersebut merupakan bagian dari upaya menyediakan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat terdampak.
Dalam peninjauan itu, Fadly mengapresiasi dukungan Yayasan Buddha Tzu Chi. Ia menilai kerja sama tersebut menjadi bukti adanya sinergi yang baik antara pemerintah dan lembaga sosial dalam membantu warga.
“Kami sangat berterima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi. Ini adalah bentuk kepedulian bersama untuk memastikan masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang layak dan nyaman,” kata Fadly.
Ia menegaskan Pemkot Padang akan terus mengawal pembangunan agar berjalan sesuai standar dan selesai tepat waktu. Fadly juga berharap hunian itu segera ditempati dan memberi manfaat bagi para penerima.
“Kami menargetkan tahap pertama selesai bulan Juni. Pemkot Padang akan terus mendukung dan mengawasi agar prosesnya berjalan lancar sehingga masyarakat bisa segera menempati hunian ini,” ujarnya.
Sejumlah pejabat turut mendampingi peninjauan tersebut, di antaranya Pj Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Tri Hadiyanto, Kepala Dinas Pertanahan Desmon Danus, serta Camat Koto Tangah Fizlan Setiawan.







