Padang – Wali Kota Fadly Amran memimpin gotong royong massal untuk memulihkan wilayah terdampak banjir bandang, Sabtu (10/1/2026), yang difokuskan di Kampung Apa, Kecamatan Koto Tangah, dan dilaksanakan serentak di tiga kecamatan lain yang paling terdampak.
Sekitar 150 orang gabungan — terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Padang, personel TNI, serta relawan dari berbagai organisasi — turun langsung membersihkan lumpur dan material sisa banjir di permukiman warga. Aksi pembersihan itu juga berlangsung di Kecamatan Kuranji dan dua kecamatan lain sebagai bagian dari respons terpadu Pemko Padang.
Fadly mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara pemerintah dan relawan kebencanaan beberapa hari sebelumnya. “Ini adalah realisasi dari diskusi intensif antara Pemerintah Kota Padang dengan berbagai organisasi kebencanaan dan relawan pada hari Rabu lalu. Alhamdulillah, hari ini kita laksanakan secara serentak di empat kecamatan yang paling terdampak banjir,” ujar Fadly saat meninjau pelaksanaan kegiatan di Kecamatan Kuranji dan Koto Tangah.
Di lapangan tampak seluruh ASN Kecamatan Koto Tangah bekerja bahu-membahu bersama Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Kelompok Siaga Bencana (KSB), TP UMKM, Karang Taruna, KNPI, serta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk mempercepat pembersihan dan pemulihan lingkungan warga.
Selain memantau proses pembersihan, Fadly bersama anggota DPRD Kota Padang, Fautiaz Fauzi, menerima penyerahan bantuan peralatan dapur dari Kuttab Asy Syafi’i Kudus yang diserahkan langsung di lokasi. Pemerintah menyiapkan bantuan tersebut untuk meringankan beban keluarga terdampak selama masa pemulihan pascabencana.
Pemko Padang membuka pintu kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat pemulihan. Keterlibatan aktif masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan pihak swasta diharapkan mempercepat kondisi kembali normal dan mendukung warga agar segera dapat beraktivitas seperti biasa.
Gotong royong ini tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga menguatkan solidaritas sosial antarwarga dan relawan. Dengan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, Pemko Padang optimis dapat segera memulihkan wilayah terdampak banjir dan memberikan dukungan maksimal bagi warga yang membutuhkan.







