Jakarta – Pemerintah Kota Padang berupaya meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan (nakes) dengan menjajaki kerja sama pelatihan bahasa Jerman, sebagai respons terhadap tingginya permintaan tenaga medis profesional di Jerman. Usulan ini muncul dalam pertemuan antara Wali Kota Padang, Fadly Amran, dan Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, di Jakarta, Selasa (4/11).
Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengungkapkan bahwa kerja sama ini didasari oleh hubungan Sister City yang telah terjalin antara Kota Padang dan Hildesheim, Jerman. “Saat ini Jerman memiliki kebutuhan Nakes yang profesional. Kota Padang memiliki potensi ini, cuma memang harus dilengkapi dengan kemampuan vokasi seperti Bahasa Jerman,” kata Fadly Amran.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyambut baik inisiatif tersebut dan menawarkan dukungan melalui program-program Kementerian Ketenagakerjaan. “Kementerian Tenaga Kerja memiliki program Naker Fest, sebuah expo yang terkait dengan pelatihan-pelatihan vokasi dan sertifikasi,” jelas Yassierli.
Selain itu, Yassierli juga menyoroti pentingnya pemanfaatan platform digital untuk menyebarluaskan informasi mengenai peluang kerja. “Dulu kami punya job fair. Tapi kekinian peluang kerja sudah via online. Jadi lebih mudah untuk disosialisasikan, termasuk oleh Pemerintah Daerah,” ujarnya.
Yassierli menambahkan bahwa program-program prioritas pemerintah, seperti MBG, Koperasi Merah Putih, dan Program Magang Kemenaker, juga membuka peluang kerja baru yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Pertemuan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Padang, Fery Erviyan Rinaldy.







