Jakarta – Gangguan sirkulasi darah yang ditandai dengan gejala pada kaki dapat memicu masalah serius pada jantung dan otak jika tidak segera ditangani. Dokter spesialis jantung mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai tanda-tanda awal gangguan ini.
Kaki yang terasa dingin, pergelangan kaki bengkak, dan kram kaki di malam hari merupakan beberapa gejala yang perlu diwaspadai sebagai indikasi adanya masalah sirkulasi darah. Kondisi ini terjadi ketika organ dan jaringan tubuh tidak mendapatkan pasokan oksigen dan nutrisi yang cukup.
“Sirkulasi darah yang buruk dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk luka yang sulit sembuh dan peningkatan risiko penyakit arteri perifer (PAD),” ujar seorang dokter spesialis jantung, Selasa (14/5/2024). Ia meminta identitasnya dirahasiakan.
Lebih lanjut, dokter tersebut menjelaskan bahwa kaki yang terus-menerus terasa dingin bisa menjadi pertanda berkurangnya aliran darah. Jika kondisi ini disertai nyeri, perubahan warna menjadi kebiruan, atau mati rasa, segera konsultasikan dengan dokter karena bisa jadi ada penyumbatan arteri.
Pembengkakan pada pergelangan kaki, atau edema, juga dapat terjadi akibat penumpukan cairan karena aliran darah yang tidak lancar. Pembengkakan yang hanya terjadi pada satu kaki dan disertai nyeri perlu diwaspadai.
Kram pada betis atau otot kaki saat malam hari bisa menandakan bahwa otot kekurangan oksigen akibat aliran darah yang tidak optimal. Kondisi ini sering muncul saat berjalan atau beraktivitas.
Untuk mencegah gangguan sirkulasi darah, dokter tersebut menyarankan untuk membiasakan diri berjalan kaki secara teratur, melatih otot betis, dan segera memeriksakan diri ke dokter jika gejala tidak membaik. “Jangan abaikan tanda-tanda kecil di kaki Anda, karena sirkulasi darah yang sehat sangat penting untuk kesehatan jantung dan otak,” tegasnya.







