Padang – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Lisda Hendrajoni, menegaskan Empat Pilar Kebangsaan harus menjadi penopang utama bangsa untuk menjawab derasnya arus informasi digital dan tantangan perubahan zaman.
Pernyataan tersebut disampaikan Lisda saat membuka Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan sekaligus Silaturahmi Menjelang Ramadan di Premier Basko Hotel, Padang, Sabtu (7/2/2026). Acara dihadiri berbagai organisasi profesi, aktivis perempuan, dan insan pers Sumatera Barat.
Lisda mengingatkan teknologi digital dan keterbukaan informasi ibarat dua sisi mata uang yang memberi kemudahan sekaligus menghadirkan ancaman nyata seperti hoaks, ujaran kebencian, dan polarisasi sosial. “Di sinilah Empat Pilar (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) berperan sebagai filter kebangsaan. Kita butuh pegangan nilai yang kokoh agar tidak kehilangan arah di ruang digital,” kata Lisda di hadapan peserta.
Lisda mendorong generasi muda yang menjadi pengguna media sosial terbesar untuk tidak hanya bersikap sebagai konsumen informasi. Ia berharap kaum muda menjadi produsen konten positif dan pelopor literasi digital yang berlandaskan nilai-nilai kebangsaan.
Selain itu, Lisda menekankan peran strategis keluarga, khususnya ibu, dalam membimbing aktivitas digital anak. “Pendidikan karakter melalui keteladanan jauh lebih kuat daripada sekadar ceramah. Nilai kejujuran dan toleransi harus dimulai dari rumah. Keluarga adalah sekolah kebangsaan pertama kita,” ujarnya.
Ia juga mengajak tokoh masyarakat dan organisasi sosial untuk menjaga sinergi dan memberi teladan yang menempatkan persatuan di atas kepentingan politik sesaat. Lisda menutup paparan dengan menegaskan bahwa prinsip “berbeda tetapi bersatu, kritis tetapi beretika” harus menjadi napas dalam berpendapat di ruang publik.
Kegiatan tersebut dihadiri antara lain Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumbar, Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Sumbar, Media Online Indonesia (MOI) Sumbar, serta para aktivis perempuan dan insan pers di Sumatera Barat.







