Padang Panjang – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang Panjang meluncurkan serangkaian inovasi layanan untuk mempercepat pengurusan administrasi kependudukan warga, termasuk layanan berbasis digital yang dapat diakses kapan saja.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Padang Panjang untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih responsif, efisien, dan transparan.
Kepala Disdukcapil Kota Padang Panjang, Rudy Suarman, mengatakan inovasi tersebut disusun untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan layanan mudah tanpa prosedur yang rumit.
Dengan sistem yang lebih praktis, warga tak lagi harus menghabiskan banyak waktu untuk mengantre di kantor pelayanan.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima. Inovasi ini dirancang agar setiap warga Padang Panjang dapat mengurus dokumen kependudukan dengan pengalaman yang lebih nyaman, cepat, dan tentunya transparan,” kata Rudy.
Sejumlah layanan unggulan kini tersedia, di antaranya Bebelak atau Bayi Baru Lahir Langsung Dapat Akta Kelahiran yang terintegrasi dengan fasilitas kesehatan setempat, Furkani atau Fasilitasi Akta Kelahiran di Klinik Gunung, serta Laktasi atau Layanan Akta Kelahiran Langsung Jadi.
Selain fokus pada layanan kelahiran, Disdukcapil juga menghadirkan Bersabar, singkatan dari Bantu Penerbitan Semua Dokumen Kependudukan Korban Kebakaran, sebagai bentuk kepedulian sosial.
Ada pula program Selalu Samawa yang dijalankan bersama Kantor Urusan Agama (KUA) setempat untuk memudahkan pengurusan dokumen bagi pasangan yang baru menikah.
Inovasi yang dijalankan juga mencakup pembaruan Kartu Keluarga, pencetakan KTP-el, akta kematian, hingga surat pindah datang.
Seluruh layanan itu kini berbasis digital sehingga bisa diakses masyarakat dari mana saja dan kapan saja.
Disdukcapil berharap transformasi digital ini tidak hanya membuat pelayanan lebih efisien, tetapi juga mendorong masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib administrasi kependudukan.
Dengan sistem yang lebih terbuka, kualitas pelayanan publik juga diharapkan tetap terjaga.
Respons masyarakat terhadap inovasi ini pun terbilang positif karena dinilai sangat membantu, terutama bagi warga yang memiliki mobilitas tinggi dan sulit meluangkan waktu untuk datang langsung ke kantor pelayanan.
Melalui digitalisasi layanan, Disdukcapil Padang Panjang optimistis dapat mewujudkan tata kelola kependudukan yang lebih modern dan inklusif bagi seluruh warga.







