Padang – Pemerintah Kota Padang bersama Kementerian Pariwisata RI membahas strategi promosi wisata untuk pasar mancanegara, Rabu (29/4/2026), di Ruang VIP Rumah Dinas Wali Kota Padang. Dalam pertemuan itu, Padang menegaskan arah pengembangan pariwisata yang kini difokuskan pada pembenahan destinasi dan penguatan daya tarik kota.
Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan Padang memiliki bekal wisata yang lengkap, mulai dari alam, sejarah, hingga budaya. Meski begitu, pemerintah kota masih menuntaskan penataan sejumlah lokasi agar lebih siap dikembangkan.
Beberapa kawasan yang masuk daftar prioritas pembenahan yakni Pantai Air Manis dan Kota Tua. Fadly menyebut penataan Pantai Air Manis sudah berjalan, tetapi hasilnya belum maksimal. Adapun Kota Tua disiapkan menjadi destinasi unggulan ke depan.
Pemerintah Kota Padang juga menata Pasar Raya Padang untuk memperkuat fungsinya sebagai pusat ekonomi sekaligus tujuan wisata. Fadly menargetkan seluruh pembenahan dilakukan bertahap dan rampung pada 2027.
“Beberapa objek wisata sudah mulai kita benahi seperti Pantai Air Manis, namun ini belum sepenuhnya maksimal. Kita juga sedang mengupayakan pembenahan kawasan Kota Tua agar menjadi destinasi wisata unggulan,” ujar Fadly Amran.
Ia menambahkan, pengembangan pariwisata Padang diarahkan pada konsep gastronomy city dengan kuliner khas daerah sebagai daya tarik utama. Untuk itu, Fadly meminta dukungan Kementerian Pariwisata dalam menghadirkan agenda berskala nasional maupun internasional di Kota Padang.
“Kami mengharapkan dukungan dari Kementerian Pariwisata untuk menghadirkan event-event berskala nasional maupun internasional di Kota Padang, dalam rangka mendukung cita-cita Kota Padang menjadi kota gastronomi dunia,” katanya.
Dari pihak kementerian, Asisten Deputi Pemasaran Mancanegara II Kementerian Pariwisata RI Yulia menekankan bahwa promosi wisata internasional harus ditopang sejumlah unsur penting. Menurut dia, kebersihan, keamanan, dan kenyamanan menjadi perhatian utama.
“Penekanan utama ada pada kebersihan, keamanan, dan kenyamanan. Selain itu, daerah juga perlu menyiapkan paket wisata yang menarik serta menyelenggarakan event untuk meningkatkan daya tarik wisatawan,” jelas Yulia.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yudi Indra Sani, Ketua PHRI Sumatera Barat Rina, serta tim Kementerian Pariwisata yang terdiri atas Alfin Merancia, Rahma Yuliana, dan Azmi Nurul Ajj.







