Padang – Sebanyak 393 jemaah haji dan petugas Kloter 2 Debarkasi Padang asal Bengkulu tiba di Tanah Air melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Jumat (5/6/2026) dini hari. Rombongan ini mendarat pukul 03.19 WIB dengan penerbangan Garuda Indonesia GA 3802.
Kedatangan mereka langsung disambut Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Padang. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, M. Rifki, memimpin prosesi penyambutan tersebut.
Rifki mengatakan, kepulangan kloter berjalan lancar. Ia juga mendoakan para jemaah mendapat predikat haji mabrur setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.
“Alhamdulillah, selamat datang kembali di Tanah Air. Bapak dan Ibu telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji. Semoga amal ibadah diterima Allah SWT dan kembali ke keluarga dengan membawa kemabruran,” ujar Rifki saat menyapa jemaah di bandara.
Berdasarkan laporan petugas kloter, seluruh jemaah tiba dalam kondisi sehat.
Selama proses haji, PPIH menerima sejumlah testimoni positif terkait pelayanan petugas sejak di Madinah, Makkah, hingga puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Rifki menyebut apresiasi itu menjadi bukti kerja petugas berjalan baik.
Sebagai bentuk penghormatan, PPIH Debarkasi Padang mengalungkan bunga dan menyerahkan sertifikat kepada enam petugas Kloter 2. Penghargaan itu diberikan atas dedikasi mereka mendampingi jemaah selama lebih dari satu bulan.
Rifki menyoroti kerja petugas yang harus siaga hampir 24 jam dengan jumlah personel terbatas. Menurut dia, banyak petugas rela mengurangi waktu istirahat agar seluruh jemaah tetap terlayani dengan baik, termasuk dalam pendampingan kesehatan dan pelaksanaan ibadah.
Setelah transit selama empat jam di BIM, para jemaah melanjutkan perjalanan menuju Bengkulu menggunakan dua penerbangan Lion Air.
Hingga 5 Juni 2026, PPIH Embarkasi Padang mencatat tujuh jemaah wafat di Tanah Suci. Rinciannya, lima orang asal Sumatera Barat dan dua orang asal Bengkulu.







