Agam – Pemerintah Kabupaten Agam mempercepat penguatan program pembangunan berkelanjutan dengan menggandeng pemerintah pusat untuk mendorong pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs. Langkah itu mengemuka dalam pertemuan Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal dengan Kepala Sekretariat Nasional SDGs Kementerian PPN/Bappenas Pungkas Bahjuri Ali di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, Selasa (30/6).
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Agam menegaskan SDGs telah diintegrasikan ke sejumlah program strategis daerah. Salah satu yang sudah berjalan adalah program Sawah Pokok Murah yang diterapkan di 139 lokasi.
Program itu juga mulai menunjukkan hasil di sektor pertanian. Produksi pertanian daerah tercatat naik 21,91 persen setelah program tersebut dijalankan.
Muhammad Iqbal menyebut kunjungan tim Sekretariat Nasional SDGs memberi dorongan baru bagi pemerintah daerah. Menurut dia, momen itu memperkuat komitmen Agam dalam membangun daerah secara inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.
“Kunjungan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat implementasi SDGs melalui pembangunan yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Iqbal.
Pungkas Bahjuri Ali mengapresiasi langkah konkret yang telah dilakukan Pemkab Agam. Ia menilai Agam memiliki modal penting berupa kekayaan alam dan kekuatan sosial yang tumbuh dari struktur nagari.
Ia menambahkan, penerapan SDGs di Agam tidak hanya berhenti pada tataran perencanaan, melainkan sudah diwujudkan dalam kerja nyata. Menurut dia, Sawah Pokok Murah menjadi contoh keberhasilan pertanian berkelanjutan yang ikut menekan jejak karbon sektor pangan.
Pungkas berharap pengalaman Agam dapat menjadi rujukan bagi daerah lain dalam mengejar target SDGs nasional menuju Indonesia Emas 2045.







