Padang – Perselisihan antara Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. Teddy Fanani, dan pengendara mobil Bill Irzano alias Bili (23), berakhir damai setelah keduanya memilih menyelesaikan masalah melalui jalur kekeluargaan.
Kesepakatan itu dicapai setelah video ketegangan keduanya di Jalan Adinegoro, Kelurahan Lubuk Buaya, Kota Padang, pada Jumat (7/8/2026), sempat viral dan memicu perhatian luas di media sosial.
Untuk mengakhiri polemik, kedua pihak kemudian duduk bersama dalam mediasi di salah satu tempat di Kota Padang pada Minggu (9/8/2026). Bili hadir didampingi orang tuanya dalam pertemuan tersebut.
Suasana yang semula tegang perlahan mencair setelah komunikasi berjalan dari kedua arah. Momen perdamaian terlihat ketika Teddy Fanani dan Bili saling berjabat tangan, lalu berpelukan sebagai tanda saling memaafkan.
Kabid Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, membenarkan bahwa persoalan itu telah selesai secara damai.
“Alhamdulillah, kasus ini sudah selesai. Kedua belah pihak saling berpelukan dan memilih jalur damai,” kata Susmelawati.
Menurut dia, langkah tersebut menjadi jalan terbaik agar insiden yang sempat viral itu tidak berkembang menjadi spekulasi dan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.
Mediasi itu juga disaksikan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat, Widya Navies. Dengan tercapainya kesepakatan, seluruh persoalan dinyatakan tuntas dan kedua pihak kembali beraktivitas dengan tenang.







