BNNP Sumbar Geledah Hotel dan Kos Kosan Padang

sasar-hotel-dan-kos-kosan-rawan-narkoba,-bnnp-sumbar-amankan-puluhan-orang-di-padang
Sasar Hotel dan Kos-Kosan Rawan Narkoba, BNNP Sumbar Amankan Puluhan Orang di Padang

Padang – BNNP Sumatera Barat menggelar penggeledahan besar-besaran di sejumlah penginapan, hotel, dan rumah kos di Kota Padang untuk mendukung program Quick Wins 100 Hari Kapolri dalam menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Operasi terpadu itu berlangsung sejak pukul 07.00 WIB pada Jumat (16/10/2026) dengan melibatkan 57 personel gabungan dari BNNP Sumbar, Ditresnarkoba Polda Sumbar, DENPOM AD I/4 Padang, Bidpropam Polda Sumbar, Polresta Padang, dan Satpol PP Kota Padang. Petugas menyisir titik-titik yang dinilai rawan di kawasan Padang Selatan, termasuk Jalan Nipah Batang Arau serta Jalan Kampung Nias II dan V di Kelurahan Belakang Pondok.

Baca Juga

Kepala BNNP Sumbar, Toton Rasyid, mengatakan sebanyak 55 orang diamankan dalam operasi itu.

“Operasi terpadu ini merupakan langkah konkret untuk meningkatkan efektivitas pengawasan di titik-titik yang disinyalir rawan dijadikan tempat penyalahgunaan narkotika, sekaligus melindungi masyarakat dari bahaya barang haram tersebut,” kata Toton Rasyid dalam keterangan pers yang diterima, Sabtu (17/10/2026).

Di salah satu penginapan di kawasan Jalan Nipah Muaro, petugas menemukan 29 orang positif menggunakan sabu atau methamphetamine dan ekstasi atau amphetamine. Dari lokasi itu, petugas juga menyita seperempat butir diduga ekstasi berwarna hijau dari dua pria asal Tanah Datar berinisial BN (43) dan DEP (40).

Petugas juga menemukan barang bukti lain berupa cartridge pod sisa berisi zat etomidate merek Ninja beserta devisenya dari seorang pria asal Jakarta Timur berinisial FW (45).

Sementara itu, di sebuah hotel di Jalan Kampung Nias II, tim gabungan mengamankan satu butir ekstasi bergambar kerang berwarna hijau serta satu set alat hisap sabu atau bong lengkap dengan kaca pireks yang masih menyisakan sisa sabu. Barang bukti itu ditemukan pada dua pria berinisial DC (47) asal Lubuk Begalung dan AD (40) asal Kuranji. Petugas juga menemukan sebuah bong di rumah kos kawasan Jalan Kampung Nias V.

Dari 55 orang yang terjaring razia, 34 di antaranya dibawa ke Kantor BNNP Sumatera Barat untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.

Toton juga mengajak masyarakat ikut aktif mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

“Kami sangat berharap peran aktif dari masyarakat. Jika ada informasi atau aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar, segera laporkan kepada petugas berwenang,” tegasnya.

Rekomendasi