Pasaman Barat Perkuat Literasi Siswa Lewat Program PINTAR

Wakil Bupati Pasaman Barat bersama Tanoto Foundation meresmikan program PINTAR untuk tingkatkan literasi siswa sekolah dasar.

Pasaman Barat – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menargetkan peningkatan kualitas literasi dan numerasi siswa sekolah dasar melalui replikasi Program PINTAR 1.0 bersama Tanoto Foundation. Langkah ini diambil menyusul catatan indeks capaian literasi jenjang sekolah dasar di wilayah tersebut yang berada di angka 52,96 pada 2025.

Program strategis yang diluncurkan di Aula Rumah Dinas Bupati Pasaman Barat, Selasa (3/11), ini difokuskan sebagai upaya akselerasi mutu pendidikan dasar. Wakil Bupati Pasaman Barat, M. Ihpan, menekankan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memperbaiki capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan daerah.

Baca Juga

“Peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan kerja sama semua pihak. Kompetensi guru, kepemimpinan kepala sekolah, dan kebijakan pendidikan yang tepat harus diperkuat secara bersamaan agar kualitas pembelajaran semakin baik,” tegas M. Ihpan dalam sambutannya.

Ihpan menambahkan, pembangunan sumber daya manusia harus dilakukan sejak usia dini. Ia pun mengaitkan pentingnya pendidikan dengan penanganan stunting agar anak-anak di Pasaman Barat tidak hanya cerdas, tetapi juga tumbuh sehat sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

Regional Lead Tanoto Foundation, Medi Yusva, menjelaskan bahwa Program PINTAR dirancang dengan pendekatan komprehensif. Intervensi dilakukan mulai dari penguatan kebijakan pemerintah daerah dalam perencanaan dan penganggaran, hingga penerapan metode pembelajaran aktif di ruang kelas.

Di tingkat sekolah, program ini menyasar penguatan pedagogi guru kelas awal serta penerapan kepemimpinan berbasis data bagi kepala sekolah. Melalui metode student-centered learning, guru didorong untuk memfasilitasi siswa agar lebih aktif dalam berpikir dan memahami materi sesuai tahap perkembangannya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, sebanyak 12 fasilitator daerah di Pasaman Barat telah menerima sertifikat pelatihan. Mereka akan berperan sebagai penggerak dalam mendampingi guru dan kepala sekolah untuk memastikan praktik pembelajaran yang berkualitas dapat diterapkan secara berkelanjutan di satuan pendidikan.

Rekomendasi