Pariaman – Kabar membanggakan datang dari Kota Pariaman, Sumatera Barat, setelah seorang siswi MTsN 1 Pariaman berhasil menjuarai Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat provinsi. Shearer Idhelfa, nama siswi tersebut, meraih juara pertama dalam bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada ajang OMI 2025.
Prestasi ini menjadikan Shearer sebagai satu-satunya perwakilan Kota Pariaman yang berhasil meraih posisi tertinggi di tingkat provinsi. Selanjutnya, ia akan mewakili Sumatera Barat dalam ajang OMI tingkat nasional yang akan diselenggarakan di Banten pada 10-14 November 2025.
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pariaman, Rinalfi, menyampaikan apresiasi atas pencapaian gemilang Shearer. Ia mengatakan, kemenangan ini menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan madrasah terus mengalami peningkatan.
“Prestasi ini menunjukkan semangat dan dedikasi peserta didik madrasah dalam mengasah kemampuan serta berkompetisi secara nasional. Teruslah berprestasi dan jadilah kebanggaan madrasah, daerah, serta bangsa,” ujar Rinalfi, Jumat (11/10/2024).
Sebelumnya, Shearer juga telah menunjukkan kemampuannya dengan meraih juara 1 OMI tingkat Kota Pariaman. Kemenangan tersebut menjadi tiket baginya untuk berlaga di tingkat provinsi. Pengumuman hasil lomba tingkat provinsi disampaikan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sumbar pada Jumat (10/10), setelah melalui proses seleksi yang diikuti oleh 619 peserta dari berbagai madrasah dan sekolah umum di seluruh Sumatera Barat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Edison Yusri, turut memberikan ucapan selamat kepada seluruh peserta madrasah yang berprestasi. Ia berpesan agar para juara tidak cepat berpuas diri dan terus mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi kompetisi di tingkat nasional. “Selamat kepada para peserta yang juara OMI tingkat Sumbar dan lolos ke tingkat nasional. Jangan berpuas diri, persiapkan diri dengan baik untuk OMI tingkat nasional,” kata Edison.
Kepala MTsN 1 Pariaman, Tarmizi, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas prestasi yang diraih oleh siswinya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras bersama antara siswa, guru pembimbing, serta dukungan penuh dari keluarga besar madrasah.
Shearer sendiri mengaku sangat senang dan bersyukur atas kemenangannya. “Alhamdulillah, saya sangat senang dan bersyukur sekali. Terima kasih kepada semua guru, terutama guru pembimbing dan Bapak Kepala Sekolah. Ini semua berkat doa dan dukungan luar biasa dari pihak sekolah,” kata Shearer. Ia menambahkan bahwa dukungan dari orang tua dan bimbingan guru juga menjadi faktor penting dalam meraih kesuksesan ini.







