Tanah Datar – Perseteruan keluarga berujung aksi kekerasan menggemparkan warga Nagari Padang Magek, Tanah Datar. Insiden yang terekam video dan viral di media sosial itu terjadi pada Senin (7/7), diduga dipicu masalah utang piutang dan tuduhan mengadu domba.
Menurut keterangan korban, keributan bermula dari perselisihan dengan pelaku yang merupakan abang iparnya, di kawasan Bukit Siangok. Konflik itu kemudian berlanjut saat korban hendak bersilaturahmi ke Padang Magek.
Korban menuturkan, pelaku bersama istrinya membuntuti dari belakang dan tiba-tiba melakukan penyerangan yang memicu keributan di tengah masyarakat. “Saya dicekik dan ditodong pistol ilegal. Sepeda motor saya dirampas secara paksa sambil terus ditodong,” ungkap korban terkait insiden pada Senin (7/7).
Tidak hanya itu, istri pelaku juga diduga melakukan tindakan tidak terpuji dengan meludahi dan menjambak korban. Bahkan, pelaku tega membakar pakaian milik korban, istri, dan anaknya, serta dokumen-dokumen penting milik keluarga tersebut.
Korban menambahkan, sebelum insiden penyerangan itu terjadi, dirinya berniat untuk membayar utang dan meminta maaf. “Sebelum kejadian saya niat untuk membayar dan meminta maaf tapi saya malah diserang dan dituduh melarikan diri dan mengadu domba,” ujarnya.
Hingga saat ini, kronologi kejadian secara rinci masih belum diketahui pasti. Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan masih dalam proses penanganan lebih lanjut.







