Padang – Penerbangan Garuda Indonesia GA162 rute Jakarta-Padang sempat dialihkan ke Pekanbaru sebelum akhirnya mendarat aman di Bandara Internasional Minangkabau, Padang, pada Senin, 20 April 2026.
Pergerakan pesawat bernomor registrasi PK-GMU itu terlihat melalui aplikasi Flightradar24. Dalam pantauan tersebut, status penerbangan sempat berubah menjadi “diverted to PKU” sebelum pesawat melanjutkan perjalanan ke tujuan akhir.
GA162 sedianya dijadwalkan berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 14.40 WIB. Namun, pesawat baru lepas landas pada pukul 14.47 WIB.
Dalam perjalanan menuju Sumatera Barat, pesawat tersebut tidak langsung menuju Padang. Sistem pelacakan menunjukkan armada Garuda itu lebih dulu diarahkan ke Pekanbaru.
Setelah singgah di sana, GA162 kembali mengudara pada pukul 17.43 WIB. Pesawat kemudian melanjutkan penerbangan ke Padang dan mendarat dengan selamat pada pukul 18.29 WIB.
Catatan perjalanan menunjukkan, penerbangan dari Pekanbaru ke Padang berlangsung sekitar 47 menit.
Pengalihan rute itu diduga dipicu kondisi cuaca yang kurang bersahabat di sejumlah wilayah, terutama Kota Padang, sejak siang hari.
Dalam dunia penerbangan, keputusan divert biasanya diambil saat kondisi bandara tujuan dinilai belum aman untuk pendaratan. Langkah ini menjadi prosedur umum demi menjaga keselamatan penumpang, awak kabin, dan pesawat.
Pemicu pengalihan bisa beragam, mulai dari hujan lebat, jarak pandang terbatas, angin kencang, hingga gangguan operasional lain yang berisiko menghambat proses pendaratan.
Meski sempat berubah arah, penerbangan Garuda Indonesia GA162 tidak mengalami kendala lanjutan. Pesawat akhirnya tiba di Padang pada hari yang sama tanpa insiden.







