Gubernur Sumbar Dorong ASN Perkuat Budaya Menulis Ilmiah

gubernur-sumbar-dorong-asn-asah-budaya-menulis-ilmiah
Gubernur Sumbar Dorong ASN Asah Budaya Menulis Ilmiah

Padang – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mendorong aparatur sipil negara memperkuat budaya menulis dan berpikir ilmiah sebagai bekal menghadapi birokrasi yang kian kompleks. Pesan itu ia sampaikan saat membuka Pelatihan Karya Tulis Ilmiah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Rabu (3/6/2026), di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumbar.

Mahyeldi menilai pejabat fungsional berada di garis depan penyelenggaraan pemerintahan sehingga harus memiliki profesionalisme tinggi. Karena itu, ia menekankan kemampuan berpikir sistematis dan berbasis data menjadi kebutuhan utama ASN di tengah tuntutan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.

Bacaan Lainnya

Ia juga mengingatkan karya ilmiah tidak semestinya dipandang sekadar sebagai syarat administratif untuk pengembangan karier. Menurut Mahyeldi, tulisan ilmiah justru menjadi ruang untuk melahirkan inovasi serta solusi nyata atas persoalan pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

“Ini adalah sarana melahirkan inovasi dan solusi nyata atas berbagai persoalan dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Mahyeldi.

Lebih lanjut, ia menyebut penguatan knowledge-based bureaucracy sangat bergantung pada kemampuan ASN menyusun kebijakan dengan dasar analisis yang kuat. Mahyeldi berharap peserta pelatihan mampu menghasilkan karya yang berkualitas, aplikatif, dan berdampak langsung pada peningkatan kinerja organisasi.

Kepala BPSDM Provinsi Sumatera Barat Barlius mengatakan pelatihan itu diikuti 30 pejabat fungsional terpilih. Kegiatan tersebut dirancang dengan metode blended learning, yang memadukan pembelajaran klasikal dan daring hingga akhir Juni 2026.

Sejumlah pakar dari Widyaiswara BPSDM Sumbar, Lembaga Administrasi Negara RI, dan kalangan akademisi menjadi pemateri dalam pelatihan itu. Barlius berharap kolaborasi tersebut dapat memperkuat keterampilan teknis peserta sesuai standar akademik sekaligus kebutuhan pengembangan profesi di instansi masing-masing.

Pos terkait