Padang – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang memperketat pengawasan internal dan eksternal. Hal ini menyusul kunjungan kerja Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri, pada Jumat (4/7/2025). Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat tugas dan fungsi petugas pemasyarakatan.
Kunrat Kasmiri didampingi Kepala Bidang Perawatan, Keamanan, dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjen Pas Sumbar, Seno Utomo. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala Rutan Padang, Welli, yang melaporkan kondisi terkini Rutan Padang.
Dalam penguatannya, Seno Utomo menekankan pentingnya integritas. “Integritas adalah fondasi utama bagi setiap petugas dalam menjalankan tugasnya,” tegas Seno, mengingatkan seluruh pegawai akan tanggung jawab moral mereka.
Kunrat Kasmiri kemudian menyoroti urgensi menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme. Kunrat mengatakan pada Jumat (4/7/2025), sebagai aparatur sipil negara, petugas harus memastikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga binaan, berjalan sesuai standar. “Komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab adalah kunci untuk membangun kepercayaan publik,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan upaya pencegahan. “Mari sama-sama kita meningkatkan kewaspadaan, memberikan pelayanan dan melaksanakan tugas sesuai SOP yang berlaku serta senantiasa melakukan langkah-langkah untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan. Saya juga berharap setiap petugas memiliki andil dan menjadi bagian yang ikut mereformasi sebuah situasi yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Lebih baik capek mencegah daripada capek memperbaiki,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Kunrat Kasmiri mengingatkan seluruh jajaran Rutan Kelas IIB Padang untuk tidak terlibat dalam hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri dan institusi, seperti narkoba dan judi online. Ia juga menyarankan agar petugas bijaksana dalam menggunakan media sosial serta tetap bebas berkreasi sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Pintu di rutan ini hanya satu dan dijaga dengan ketat. Oleh karena itu, setiap permasalahan yang masuk haruslah dicegah agar tidak menimbulkan pelanggaran-pelanggaran yang mungkin dilakukan oleh petugas,” pungkasnya.
Selain memberikan penguatan, Kunrat Kasmiri pada Jumat (4/7/2025) juga mengadakan dialog langsung dengan para pegawai, mendengarkan berbagai masukan dan tantangan yang mereka hadapi. Dialog interaktif ini diharapkan menjadi sarana evaluasi bersama untuk terus meningkatkan keamanan di Rutan Padang. Seluruh pegawai Rutan Padang menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung dan melanjutkan program kerja yang telah ditetapkan.
Sebagai langkah konkret, seluruh jajaran petugas Rutan Padang, mulai dari staf, regu jaga, hingga Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), menjalani tes urine. Tes urine juga dilaksanakan kepada warga binaan Rutan Padang. Pelaksanaan tes ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan akan bahaya narkoba bagi seluruh pihak di dalam rutan.







