Limapuluh Kota – Rekaman video call berdurasi 31 detik yang kini viral dan diduga menampilkan Bupati Limapuluh Kota Safni Sikumbang memicu perhatian luas dan pertanyaan tentang keaslian serta pihak yang bertanggung jawab atas peredarannya.
Video yang beredar menampilkan seorang pria yang diduga mirip Bupati Safni berbaring di tempat tidur mengenakan baju kotak-kotak biru-putih, sementara seorang wanita terlihat tanpa busana. Latar rekaman memperlihatkan kamar dengan lemari besar berisi pakaian, termasuk kemeja dan busana formal. Pada beberapa adegan, pria dan wanita dalam rekaman tampak melakukan tindakan onani di depan kamera.
Dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi pada 27 Agustus 2024 tercatat sebagai rujukan terkait identitas pejabat yang diduga tampil dalam rekaman. Dalam LHKPN itu tercantum total harta kekayaan Safni sebesar Rp952.050.000, dengan rincian: tanah dan bangunan Rp357.000.000 (tersebar di Kabupaten/Kota Siak dan berasal dari hasil sendiri, meliputi beberapa bidang tanah seluas 19 m2, 20 m2, 21 m2, 2.725 m2, dan 20.002 m2); alat transportasi dan mesin Rp530.000.000 (tercatat satu unit mobil Mitsubishi Jeep tahun 2018, hasil sendiri); harta bergerak lainnya Rp15.000.000; surat berharga Rp50.000; serta kas dan setara kas Rp50.000.000.
Kepala Humas Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, yang dihubungi wartawan, mengatakan pihaknya belum menerima konfirmasi resmi terkait keaslian rekaman tersebut. “Kami masih menelusuri dan belum dapat memastikan kebenaran konten yang beredar,” ujar narasumber dari Humas Pemkab.
Kasus dugaan penyebaran rekaman itu menimbulkan pertanyaan publik tentang asal-usul file dan siapa yang bertanggung jawab atas peredarannya. Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Bupati Safni maupun konfirmasi dari aparat penegak hukum yang tercantum dalam dokumen LHKPN, sehingga proses verifikasi dan langkah hukum masih ditunggu.







