Ratusan Pramuka Ramaikan Fiesta Unand, Wawako Padang Beri Dukungan

gerakan-pramuka-wadah-estafet-menuju-kepemimpinan-bangsa
Gerakan Pramuka Wadah Estafet Menuju Kepemimpinan Bangsa

Padang – Universitas Andalas (Unand) menjadi tuan rumah Festival Swarnadwipa Tahunan (Fiesta Unand) ke-39, yang mempertemukan ratusan Pramuka Penegak dari berbagai penjuru Indonesia dalam ajang perlombaan bergengsi. Pembukaan resmi festival berlangsung pada Selasa (7/10) di Bumi Perkemahan Pramuka Unand.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyoroti peran krusial Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda penerus bangsa. “Gerakan Pramuka merupakan wadah pembinaan generasi muda untuk meneruskan estafet kepemimpinan bangsa,” ujarnya saat bertindak sebagai pembina upacara pembukaan. Ia menekankan pentingnya adaptasi prinsip dan metode kepramukaan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Maigus Nasir juga menyampaikan apresiasi kepada Universitas Andalas atas inisiatif penyelenggaraan Fiesta Unand. “Kami mengapresiasi Rancana Putra-Putri Swarnadwipa Gudep Padang 6.067-06.068 Unand yang telah menyelenggarakan lomba yang diikuti oleh peserta Pramuka Penegak dari berbagai provinsi di luar Sumatera Barat,” katanya. Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi inspirasi bagi gugus depan Pramuka di perguruan tinggi lainnya.

Lebih lanjut, Maigus Nasir menjelaskan bahwa kegiatan kepramukaan seperti Fiesta Unand memiliki peran signifikan dalam membentuk karakter, jiwa kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab generasi muda. Ia juga mendorong para pembina Pramuka untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. “Gugus depan adalah wadah tempat peserta didik berproses, membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berintegritas, dan berakhlak mulia,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Sanggar Kerja Fiesta Unand, Ahmad Hasanul Hakim, mengungkapkan bahwa festival yang berlangsung dari tanggal 7 hingga 9 Oktober ini menyajikan 11 kategori lomba, meliputi lomba kepramukaan, non-kepramukaan, dan Binta Fiesta. “Peserta yang mengikuti lomba ini berjumlah 500 orang, terdiri dari 25 kontingen dari berbagai daerah di Indonesia seperti Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Riau, dan Jambi,” ungkapnya. Ahmad Hasanul Hakim menambahkan bahwa kegiatan ini mengusung tema “Transformasi dan Inovasi Menuju Masa Depan Berkelanjutan”.

Pos terkait