Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang jalin kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) untuk mengembangkan program berbasis riset dan akademik. Kemitraan ini bertujuan menghasilkan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta memberikan solusi terhadap tantangan global.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menghasilkan pemikiran transformatif. “Perguruan tinggi harus menjadi motor penggerak pemikiran transformatif yang tidak hanya bermanfaat secara lokal, tapi juga memberi kontribusi di tingkat global,” ujarnya saat menjadi narasumber dalam kuliah umum di UMSB, Sabtu (4/10).
Pemko Padang, kata Fadly, siap mendukung program-program inovatif dari UMSB, termasuk program Smart Surau yang menjadi salah satu program unggulan. Program ini bertujuan membentuk karakter generasi muda melalui dukungan teknologi digital di masjid-masjid.
“Program Smart Surau kami hadirkan untuk pembentukan karakter bagi generasi muda melalui dukungan teknologi digital. Aktivasinya meliputi penyediaan ruang digital masjid, pengembangan kurikulum TQA dan MDTW, serta pelaksanaan program Remaja Reborn dan Subuh Mubarakah,” jelasnya. Program ini akan mulai berjalan pada 6 Oktober 2025 di 11 masjid besar per kecamatan ditambah Masjid Agung Nurul Iman.
Direktur Pascasarjana UMSB, Mahyudin Ritonga, menyambut baik kolaborasi ini. Ia berharap kerjasama dengan Pemko Padang dapat meningkatkan kualitas riset dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Kuliah umum bertema “Isu Global dan Transformasi Ilmu Pengetahuan, serta Peran Intelektual dalam Menjawab Krisis Global Lingkungan, Kesehatan, dan Sosial” ini diikuti oleh 212 mahasiswa baru Pascasarjana UMSB Tahun Akademik 2025/2026. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Irwan Akib, dan Rektor UMSB Riki Saputra secara virtual.







