Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menegaskan komitmennya memperkuat budaya kerja aparatur sipil negara melalui Lomba Cerdas Cermat (LCC) BerAKHLAK yang digelar di Aula Kantor Gubernur, Senin (28/9/2026). Kegiatan ini juga masuk dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Sumatera Barat ke-81.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, mengatakan tujuh nilai BerAKHLAK, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif, harus menjadi pedoman ASN dalam menjalankan tugas sehari-hari. Ia menegaskan nilai itu bukan sekadar slogan.
“Ini bukan sekadar moto, tetapi value. Nilai itu seharusnya mendasari dan dijiwai oleh setiap ASN dalam menjalankan pekerjaannya,” kata Arry saat membuka lomba.
Menurut Arry, lomba tersebut tidak hanya menjadi ajang adu pengetahuan, tetapi juga ruang refleksi bagi ASN agar lebih sigap dan responsif dalam melayani masyarakat.
Ia pun mengingatkan peserta agar tetap menjunjung sportivitas dan tidak menjadikan kemenangan sebagai tujuan utama. Arry menilai inti kegiatan ini adalah memperkuat kolaborasi antardepertemen perangkat daerah.
“Keluarkan segenap kemampuan, tetapi jangan menghalalkan segala cara untuk menang. Keakraban kita hari ini adalah sesuatu yang tidak bisa dinilai dengan materi,” ujarnya.
Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Sumbar, Dina Febriyanti, mengatakan pihaknya ingin menjadikan BerAKHLAK sebagai soul culture atau budaya jiwa bagi setiap pegawai. Karena itu, internalisasi nilai dilakukan dengan berbagai cara kreatif agar lebih mudah diterima.
“Internalisasi ini bisa dilakukan melalui berbagai bentuk, mulai dari cerdas cermat, pengucapan saat apel, hingga pengembangan ke arah konten kreatif seperti jingle dan video,” kata Dina.
Sebanyak 50 perangkat daerah ambil bagian dalam lomba tersebut, dengan peserta mulai dari pejabat eselon III hingga staf. Pemerintah provinsi berharap kegiatan yang didukung Bank Nagari dan PT Jamkrida ini dapat membentuk iklim kerja yang lebih adaptif dan profesional ke depan.







