Padang – Guna mendorong transparansi informasi di Kota Padang, Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Kota Padang akan mengadakan diskusi publik pada 6 Oktober 2025. Acara bertajuk “Padang Informatif dan Komisi Informasi Kota Padang, Apakah Bisa?” ini akan berlangsung di Gedung Pertemuan Bagindo Azis Chan Youth Center.
Ketua PJKIP Kota Padang, Yuliadi Chandra, menyatakan diskusi ini merupakan upaya untuk meningkatkan keterbukaan informasi publik di ibu kota Provinsi Sumatera Barat. “Diskusi publik ini menjadi salah satu upaya kami untuk mewujudkan Padang yang lebih informatif,” kata Chandra dalam keterangan pers, Sabtu (20/9/2025).
Diskusi publik ini akan menghadirkan sejumlah tokoh penting sebagai pembicara, termasuk Wali Kota Padang Fadly Amran, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat Musfi Yendra, dan Ketua Dewan Penasehat PJKIP Kota Padang Syamsu Rizal. Wartawan senior Novrianto Ucok didapuk menjadi moderator.
Menurut Chandra, kegiatan ini menargetkan 120 peserta yang terdiri dari pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Kota Padang, kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang, jurnalis, serta aktivis yang memiliki kepedulian terhadap keterbukaan informasi publik.
PJKIP Padang juga merencanakan empat diskusi publik serupa dari Oktober hingga Desember 2025, dengan menghadirkan pembicara dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Padang.
Untuk mendukung operasional seluruh kegiatan tersebut, PJKIP membutuhkan dana sebesar Rp 46.035.000. “Kami mengharapkan dukungan dari para pembaca yang peduli dengan program keterbukaan informasi publik di Kota Padang,” ujar Chandra.
Bantuan dapat disalurkan melalui rekening Bank Nagari Cabang Utama Padang atas nama SRI TAUFIK dengan nomor rekening 21000210604892. Konfirmasi transfer dapat dilakukan melalui nomor WhatsApp 083130645744 atas nama Arif Budiman Effendi (Sekretaris PJKIP Padang).







