Padang – Ratusan santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) dari berbagai penjuru Kota Padang menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) ke-X. Ajang kompetisi ini resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, di halaman Balai Basuo Kantor Camat Lubuk Begalung, Minggu (21/9).
Sebanyak 241 santri MDTA berlomba dalam 10 cabang olahraga dan seni, termasuk Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dan lari sprint. Maigus Nasir menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini, yang selaras dengan program Smart Surau Pemerintah Kota Padang. “Kegiatan ini memberikan dukungan penuh terhadap program Smart Surau, karena anak-anak yang berlomba hari ini adalah murid MDTA yang belajar di masjid dan musala di bawah naungan FKDT Kota Padang,” ujarnya.
Porsadin, lanjut Maigus Nasir, sejalan dengan program unggulan Pemkot Padang, yakni Smart Surau dan Padang Balomba. Ia berharap ajang ini terus berlanjut dan semakin meriah di masa depan, demi mewujudkan generasi muda Kota Padang yang religius dan berdaya saing.
Ketua Panitia Penyelenggara, Yul Asril, menjelaskan bahwa Porsadin ke-X mengusung tema “Bersama Madrasah Diniyah, Membina Karakter Bangsa dan Membangun Generasi Berakhlak Mulia.” Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menggali potensi santri MDTA, memacu semangat berprestasi, serta mempererat tali silaturahmi antar-MDTA. “Selain itu, kegiatan ini memperkuat peran, fungsi, dan posisi FKDT sebagai wadah ikatan silaturahim MDTA,” jelas Yul Asril.
Adapun 10 cabang yang diperlombakan meliputi MTQ, Tahfiz, Cerdas Cermat, Pidato Bahasa Indonesia dan Bahasa Arab, Olimpiade Ilmu Tajwid, Murotal Wal Imlah, Puisi Islami, badminton, dan lari sprint.
Pembukaan Porsadin turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Padang Hendrizal, Kepala Kantor Kemenag Kota Padang Edy Oktafiandi, Ketua DPW FKDT Sumbar Firdaus Ghani, Ketua DPC FKDT Kota Padang Syaifuddin Zuhri, serta sejumlah tamu undangan lainnya.







