Padang – Prajogo Pangestu kembali menduduki posisi puncak sebagai orang terkaya di Indonesia dan Asia Tenggara versi Forbes Real Time Billionaires List per September 2025. Kekayaan pemilik PT Barito Pacific Tbk (BRPT) ini tercatat mencapai 33 miliar dollar AS atau setara Rp 541,2 triliun (kurs Rp 16.400 per dollar AS).
Pencapaian ini menempatkan Prajogo pada peringkat ke-60 dalam daftar orang terkaya di dunia. Forbes secara berkala memperbarui data kekayaan para miliarder berdasarkan nilai saham dan aset yang mereka miliki.
Analis pasar modal, Andi Wijaya, mengungkapkan bahwa kinerja saham BRPT yang solid menjadi faktor utama peningkatan kekayaan Prajogo. “Diversifikasi bisnis yang dilakukan Barito Pacific juga turut berkontribusi positif,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (7/9/2025).
Di bawah Prajogo, Low Tuck Kwong, pendiri PT Bayan Resources Tbk (BYAN), menempati posisi kedua dengan kekayaan 25,1 miliar dollar AS (Rp 411,6 triliun). Menyusul kemudian, duo kakak beradik pemilik Djarum Group, R. Budi Hartono dan Michael Hartono, masing-masing berada di posisi ketiga dan keempat dengan kekayaan 20,1 miliar dollar AS (Rp 329,6 triliun) dan 19,3 miliar dollar AS (Rp 316,5 triliun).
Berikut adalah daftar lengkap 10 besar orang terkaya di Indonesia per 6 September 2025 versi Forbes:
- Prajogo Pangestu – 33 miliar dollar AS (Rp 541,2 triliun)
- Low Tuck Kwong – 25,1 miliar dollar AS (Rp 411,6 triliun)
- R. Budi Hartono – 20,1 miliar dollar AS (Rp 329,6 triliun)
- Michael Hartono – 19,3 miliar dollar AS (Rp 316,5 triliun)
- Otto Toto Sugiri – 14,3 miliar dollar AS (Rp 234,5 triliun)
- Marina Budiman – 10,4 miliar dollar AS (Rp 170,6 triliun)
- Tahir & Keluarga – 9,1 miliar dollar AS (Rp 149,2 triliun)
- Sri Prakash Lohia – 8,8 miliar dollar AS (Rp 144,3 triliun)
- Han Arming Hanafia – 6,8 miliar dollar AS (Rp 111,5 triliun)
- Agoes Projosasmito – 5,7 miliar dollar AS (Rp 93,5 triliun)
Forbes Real Time Billionaires List memperbarui nilai kepemilikan publik setiap lima menit saat bursa saham buka, sementara kekayaan dari perusahaan swasta diperbarui sekali sehari.







